Kedua, layar OLED iPhone Fold kabarnya akan dilindungi dua lapisan Ultra Thin Glass (UTG) untuk mengurangi tekanan pada titik lipatan.
Ketiga, Apple menggunakan perekat khusus bernama OCA atau optically clear adhesive yang berfungsi sebagai peredam tekanan agar layar tetap mulus dalam penggunaan jangka panjang.
Teknologi tersebut diyakini membuat iPhone Fold memiliki tampilan layar yang jauh lebih baik dibanding smartphone lipat generasi saat ini.
4. Multitasking Jadi Senjata Utama
Selain desain dan layar, Apple juga dikabarkan menyiapkan fitur multitasking eksklusif untuk iPhone Fold.
Perangkat ini disebut akan menjalankan versi khusus iOS 27 yang dioptimalkan untuk layar besar. Pengguna nantinya dapat membuka dua aplikasi secara bersamaan dalam mode side-by-side.
Fitur tersebut sebenarnya sudah lama tersedia di perangkat Android foldable, namun baru kali ini diprediksi hadir di lini iPhone.
Apple juga disebut akan menghadirkan tampilan sidebar ala iPad pada sejumlah aplikasi bawaan untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
Meski memiliki layar besar, Apple dikabarkan tetap mempertahankan identitas perangkat ini sebagai iPhone, bukan iPad lipat. Karena itu, iPhone Fold dipastikan tetap menggunakan iOS, bukan iPadOS.
5. Potensi Dukungan Apple Pencil
Ukuran layar yang mendekati tablet juga memunculkan spekulasi bahwa iPhone Fold akan mendukung Apple Pencil.
Jika rumor tersebut benar, maka pengguna bisa menggunakan perangkat ini untuk mencatat, menggambar, hingga aktivitas kreatif lainnya seperti pada iPad.
Dukungan stylus dianggap masuk akal karena ukuran layar iPhone Fold jauh lebih besar dibanding iPhone biasa.
Bagi pengguna produktif, fitur ini bisa menjadi salah satu nilai jual utama perangkat tersebut.
