Ilustrasi. Pelecehan Seksual.

Nasional

Fakta Thoriqoh yang Dipakai Kyai Ashari untuk Yakinkan Santriwati

Jumat 08 Mei 2026, 19:36 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Kyai Ashari terus menjadi perhatian publik. Sejumlah korban mulai berani buka suara terkait perlakuan yang diduga dilakukan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati.

Salah satu korban mengaku kerap diminta menemani sang kyai tidur dalam satu kamar usai kegiatan ziarah maupun shalawatan. Korban menyebut tindakan tersebut disebut sebagai bagian dari ajaran “Thoriqoh” untuk membersihkan diri dari iri hati, dengki, hingga penyakit batin lainnya.

Pengakuan itu disampaikan dalam tayangan kanal YouTube milik Denny Sumargo yang tayang pada 7 Mei 2026.

Korban menjelaskan bahwa dirinya sempat diyakinkan jika tindakan tersebut merupakan metode pengobatan spiritual dan arahan dari guru Thoriqoh.

Baca Juga: Sabet Penghargaan, Wamendagri Ribka Haluk Serukan Peran Aktif Perempuan

Ayah Korban Sebut Nama Guru Mursyid Dijadikan Alibi

Ilustrasi. Pelecehan Seksual. (Foto: ThinkStock/KatarzynaBialasiewicz)

Ayah korban juga turut mengungkap dugaan modus yang dilakukan oleh oknum tersebut. Menurutnya, Kyai Ashari disebut menggunakan nama guru mursyid dan jamaah Thoriqoh untuk membuat para santriwati menuruti permintaannya.

Ia menyebut tindakan yang dilakukan oknum kyai itu diklaim sebagai arahan dari seorang guru spiritual yang berada di Jawa Timur.

Pernyataan tersebut kemudian memicu polemik di tengah masyarakat terkait makna sebenarnya dari Thoriqoh atau tarekat dalam Islam.

Apa Itu Thoriqoh? Ini Penjelasannya

Dilansir dari laman resmi Lampung NU Online pada Jumat, 8 Mei 2026. Thoriqoh merupakan istilah lain dari tarekat yang cukup dikenal di Indonesia.

Baca Juga: Siapa Bro Ron? Figur Kontroversial PSI yang Kini Jadi Korban Serangan di Menteng

Secara bahasa, Thoriqoh berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti jalan, metode, petunjuk, mazhab, hingga cara hidup. Dalam praktik keislaman, istilah ini merujuk pada jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan pengendalian diri.

Thoriqoh Mengajarkan Kesungguhan Beribadah

Dalam penjelasan ulama KH Muhammad Sholeh bin Umar atau KH Sholeh Darat melalui kitab Minhajul Atqiya’ Syarhi Ma’rifatil Adzkiya’ ila Thariqatil Auliya’, Thoriqoh dimaknai sebagai kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Ajaran tersebut menekankan pentingnya melaksanakan seluruh perintah agama secara lahir maupun batin, sekaligus menjauhi segala bentuk larangan Allah SWT.

Secara teknis, Thoriqoh juga dipahami sebagai proses riyadlah atau latihan spiritual dengan memperbanyak ibadah, menjaga diri dari perbuatan haram, serta meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

Praktik Pelecehan Tidak Ada Kaitannya dengan Ajaran Thoriqoh

Penjelasan mengenai Thoriqoh menunjukkan bahwa ajaran tarekat dalam Islam tidak berkaitan dengan tindakan pelecehan maupun praktik menyimpang terhadap santriwati.

Karena itu, publik menilai istilah Thoriqoh diduga hanya dijadikan alibi oleh oknum tertentu untuk memanipulasi korban demi memenuhi kepentingan pribadi.

Kasus yang menimpa para santriwati di Pati kini masih menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan desakan agar proses hukum dilakukan secara transparan serta memberikan perlindungan kepada para korban.

Tags:
ThoriqohPatiKasus dugaan pelecehan seksualKyai Asharipelecehan seksual

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor