CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Pelaku pembacokan terhadap pegawai toko roti bernama Adnan, 25 tahun di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyebut pelaku ke Bogor dengan tujuan kabur.
"(Ditangkap) di Bogor. Pelakunya kabur, dapat di Bogor," kata Arfan kepada wartawan Selasa, 5 Mei 2026.
Namun Arfan belum dapat membeberkan secara rinci terkait kasus pembacokan yang telah membuat nyawa melayang karena masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Update Kondisi Fara Korban Pembacokan di UIN Suska Riau, Penampilan Terbarunya Jadi Perbincangan
"(Barang bukti) dapat, udah dapat senjatanya di mana di simpan," ungkapnya.
Arfan menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap satu pelaku yang ditangkap, pembacokan terjadi setelah mengalami senggolan dengan korban di jalan.
"Itu karena satu sisi korban tidak sengaja nyenggol pas jalan kaki motornya. Jadi ada selisih paham tahu-tahunya langsung dibacok," jelas dia.
Saat ditanya lebih jauh terkait kepemilikan senjata dari pelaku, Arfan menyebut senjata tajam itu selalu dibawa pelaku saat bepergian. Kasus ini ditangani Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Diduga jadi Korban Pembancokan, Pemuda di Jakarta Barat Tewas Bersimbah Darah
"Satu sisi belum tau (kenapa bawa sajam), tapi memang selalu ada di tubuhnya itu," ungkap dia.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video memperlihatkan seorang pria pemuda terkapar bersimbah darah di pinggir jalan kawasan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat, pada Senin, 4 Mei 2026.
Video berdurasi 22 detik yang diterima Poskota memperlihatkan pria pemuda terkapar bersimbah darah disebut menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal.
Dalam narasi video, korban disebut sudah dalam posisi meninggal dunia dengan posisi bersimbah darah. Sementara warga di sekitar lokasi terlihat menyaksikan kejadian itu.
Baca Juga: Karyawan Sablon di Jakarta Barat jadi Korban Begal, Disabet Sajam hingga Motor Nyaris Dirampas
"Monitor telah terjadi pembacokan di Jalan Pedongkelan," kata perekam video.
Warga sekitar mengungkap bahwa sebelum kejadian, korban bertemu atau berpapasan dengan seseorang dengan menggunakan switer hitam dan langsung membacok korban.
"(Ciri-cirinya) pakai sweeter, terus di sininya (pinggang) ada celurit," kata warga lain yang sempat melihat.
Korban Pegawai Toko Roti Baru Tiba dari Kampung Halaman
Korban yang merupakan pegawai toko roti, baru saja tiba dari kampung halamannya yakni Pandeglang, Banten.
Hal itu diungkapkan rekan kerja korban Rizky, 19 tahun yang bekerja di toko roti yang lokasinya tidak jauh dari kejadian pembacokan korban bernama Adnan, 25 tahun itu.
"Korban memang bekerja di sini," kata Rizky kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin, 4 Mei 2026.
Rizky menyampaikan, korban bernama Adnan ini baru saja tiba dari kampung halaman di Pandeglang, Banten. Korban juga disebut baru pindah bekerja di toko roti tersebut.
"(Korban) baru pindah ke sini, sebelumnya itu di toko lain, terus semalam di sini," ungkap Rizky.
Ia menyampaikan, saat kejadian pada siang hari itu, yang dia tahu korban hendak keluar untuk membeli makan dan membeli pulsa.
"Katanya sih, bilangnya emang sih beli ini, beli pulsa katanya. Ya makan dulu, habis makan beli pulsa katanya," tutur dia.
Saat ditanya apakah korban sebelummya mempunyai masalah dengan orang lain, Rizky menyampaikan dirinya tidak mengetahui persis apakah ada masalah sebelumnya atau tidak.
"Kalau masalah sih kayaknya enggak ada," ungkap dia.
Rizky berujar saat kejadian, ia yang langsung menghampiri korban sudah dalam posisi meningga dunia bersimbah darah. Ia mengungkap tidak ada barang korban yang hilang.
"Enggak ada ya, hape juga ada di tempat, hapenya di lokasi itu masih ada," tuturnya.