Ilustrasi, warga melintas di perlintasan rel tradisional di wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

JAKARTA RAYA

Banyak Korban di Perlintasan Rel, Pemkab Bogor Surati PT KAI Minta Kolaborasi Bangun Pos Perlintasan

Kamis 30 Apr 2026, 16:43 WIB

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyurati PT KAI untuk diizinkan membangun pos palang kereta api di sejumlah titik untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas rel.

Hal tersebut dilakukan mengingat banyaknya korban yang berjatuhan akibat perlintasan yang tak memiliki pos palang kereta api seperti di wilayah Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong.

"Sudah beberapa orang juga meninggal dunia disitu kami sudah bersurat berkali-kali kepada PT KAI,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kamis 30 April 2026.

Baca Juga: Kebakaran Apartemen Mediterania, Pihak Manajemen Sebut Sistem Deteksi Berfungsi

“Akhirnya kami membangun pos sementara lalu masyarakat swadaya untuk memberikan biaya untuk penjaga palang keretanya," sambungnya.

Rudy melanjutkan, apabila Pemkab Bogor bisa berkolaborasi dengan PT KAI dalam perizinan pembangunan pos palang kereta dan sistem perlintasannya, maka lebih mudah dalam mengetahui kereta yang akan melintas.

"Maka prinsipnya pemerintah Kabupaten Bogor Untuk melindungi masyarakat kita. Kita siap untuk membangun palang kereta api siap membangun pos-posnya tetap tentunya keputusan ada di PT KAI," ungkap Rudy.

Baca Juga: Kebakaran Apartemen Mediterania Garden 2 Jakbar, 22 Unit Damkar Dikerahkan

Selain itu, Pemkab Bogor juga butuh menata ulang tanah-tanah milik PT KAI yang ruasnya padat.

Salah satu cara yang dilakukan adalah membangun palang di perlintasan kereta, seperti di Gaperi, Bojonggede.

"Makanya berharap bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Bogor supaya kami bisa melakukan penataan lebih maksimal dan optimal," ujarnya. (cr-6)

Tags:
Pemkab BogorPT KAIperlintasan rel kereta

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor