POSKOTA.CO.ID - Pertarungan antara Arsenal dan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal UEFA Champions League berakhir tanpa pemenang. Bermain di Stadion Metropolitano, Madrid, Rabu waktu setempat, kedua tim harus puas berbagi angka usai laga berakhir dengan skor 1-1.
Hasil tersebut membuat persaingan menuju partai final masih sepenuhnya terbuka. Penentuan tiket final akan berlangsung pada leg kedua di Stadion Emirates, London, Rabu, 6 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi namun cenderung hati-hati. Arsenal memilih membangun serangan secara perlahan melalui penguasaan bola, sementara Atletico Madrid tampak lebih fokus menjaga kedisiplinan lini pertahanan sambil menunggu peluang melakukan serangan balik cepat.
Atmosfer pertandingan baru benar-benar memanas menjelang turun minum. Arsenal mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran di area kotak terlarang. Penyerang asal Swedia, Viktor Gyokeres, yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang.
Tendangan Gyokeres gagal dijangkau kiper Jan Oblak dan membawa Arsenal unggul 1-0 pada menit ke-44. Gol tersebut membuat tim tamu menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi di hadapan publik tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Atletico Madrid tampil jauh lebih agresif. Tim asuhan Diego Simeone mulai meningkatkan intensitas tekanan dan lebih berani menyerang melalui sisi sayap maupun kombinasi di lini tengah.
Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk lewat upaya Julian Alvarez yang masih melebar dari sasaran. Tekanan Atletico akhirnya membuahkan hasil setelah wasit kembali menunjuk titik putih.
Bek Arsenal, Ben White, dinilai melakukan handsball di area penalti. Alvarez yang dipercaya sebagai algojo sukses menaklukkan David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Baca Juga: Jadwal Live Streaming Thomas Cup dan Uber Cup 2026: Putri Kusuma Wardani Main Pertama
“Pertandingan masih terbuka dan kami harus menyelesaikannya di London,” tulis laporan pertandingan UEFA usai laga berakhir.
Gol penyama kedudukan itu membuat Atletico semakin percaya diri. Dukungan suporter di Metropolitano turut mendorong tuan rumah terus menekan pertahanan Arsenal pada sisa pertandingan.
Antoine Griezmann sempat memperoleh peluang emas untuk membalikkan keadaan, tetapi penyelesaiannya belum mampu mengubah skor. Kesempatan lain datang melalui Nahuel Molina, namun tendangannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Di sisi lain, Arsenal mencoba meredam tekanan dengan menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan serangan balik cepat. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Skor imbang ini membuat leg kedua di Emirates diprediksi berlangsung lebih panas. Arsenal memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, tetapi Atletico Madrid dikenal sebagai tim yang berpengalaman dalam laga-laga besar Eropa.
Dengan agregat masih sama kuat, kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan satu tempat di final Liga Champions musim ini.