Pemilik Taksi Listrik Green SM Indonesia Siapa? Viral usai Diduga Jadi Biang Kerok Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Selasa 28 Apr 2026, 10:26 WIB
Ilustrasi. kecelakaan yang melibatkan taksi listrik milik Green SM Indonesia dengan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: Gemini AI)

Ilustrasi. kecelakaan yang melibatkan taksi listrik milik Green SM Indonesia dengan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: Gemini AI)

Setelah sukses di luar negeri, pasangan ini mulai berinvestasi di Vietnam dengan mendirikan Vinpearl di sektor pariwisata serta Vincom di sektor pusat perbelanjaan.

Pada 2009, mereka menjual Technocom kepada Nestlé dengan nilai sekitar US$100 juta untuk fokus membangun kerajaan bisnis Vingroup di Vietnam.

Sampai saat ini Pham Nhat Vuong tetap menjadi pemegang saham mayoritas GSM dengan kepemilikan sebesar 49,04 persen. Sisanya dimiliki anggota keluarga serta entitas lain di bawah Vingroup.

Baca Juga: Apa Itu Taksi Hijau? Viral Diduga Jadi Penyebab Awal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL

Pernyataan Resmi Green SM Indonesia

Di tengah sorotan publik, manajemen Green SM Indonesia menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram terkait insiden di Bekasi Timur.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas.

Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami.

Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan.

Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi." tulisnya di Instagram.


Berita Terkait


News Update