Fixed Block Jadi Sorotan Usai Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, Begini Cara Kerjanya

Selasa 28 Apr 2026, 16:25 WIB
Ilustrasi. Pengertian Fixed Block usai tabrakan KRL dan KA Argo Bromo. (Sumber: X/@perkeretaapian)

Ilustrasi. Pengertian Fixed Block usai tabrakan KRL dan KA Argo Bromo. (Sumber: X/@perkeretaapian)

Dalam sistem ini, hanya satu kereta yang diperbolehkan berada di satu blok pada waktu yang sama. Hal ini bertujuan untuk menjaga jarak aman antar kereta sekaligus meminimalkan risiko tabrakan.

Fixed block dipasang di sepanjang jalur rel dengan jarak yang disesuaikan berdasarkan headway atau interval waktu antar perjalanan kereta.

Secara umum, sistem ini terdiri atas dua jenis, yakni:

  • sistem blok tertutup
  • sistem blok terbuka

Baca Juga: Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Teknologi tersebut saat ini telah digunakan dalam berbagai moda transportasi berbasis rel, seperti:

  1. KRL Commuter Jabodetabek
  2. kereta api jarak jauh
  3. kereta bandara
  4. LRT Sumatera Selatan

Munculnya dugaan gangguan pada fixed block pun memicu pertanyaan publik terkait efektivitas sistem keselamatan kereta api, terutama dalam mencegah kecelakaan fatal di jalur padat.


Berita Terkait


News Update