POSKOTA.CO.ID - Nama Odama Studio Solo tengah menjadi sorotan publik setelah pendirinya, Happy Tri Miliarta, terseret dalam dugaan kasus pelecehan seksual terhadap karyawan.
Isu ini mencuat dan menyebar luas di media sosial, khususnya di platform X (Twitter), hingga memicu reaksi keras dari warganet.
Dalam sejumlah unggahan yang beredar, nama Happy Tri Miliarta disebut secara terbuka sebagai pihak yang diduga terlibat.
Unggahan tersebut memicu gelombang diskusi publik, terutama setelah disertai dengan tangkapan layar percakapan yang dinilai tidak pantas.
"HAPPY TRI MILLIARTA. Jangan ragu sebut namanya. Domisili Solo," tulis akun X @siklusbulan mengutip cuitan akun X @runtukansurya yang menyinggung isu dugaan pelecehan yang menyeret Studio Odama, dikutip pada Rabu 22 April 2026.
Sejak saat itu, berbagai respons bermunculan, mulai dari kecaman hingga tuntutan klarifikasi.
Perhatian publik semakin meningkat setelah muncul kesaksian dari seorang mantan karyawan yang mengaku pernah bekerja di bawah kepemimpinan Happy Tri Miliarta.
Ia mengungkapkan, alasan pengunduran dirinya yang disebut berkaitan dengan ketidaknyamanan di lingkungan kerja.
Menurut pengakuannya, perilaku yang dipermasalahkan tidak hanya dialami satu orang, tetapi telah diketahui oleh sejumlah karyawan perempuan lainnya.
"Aku dulu karyawannya, keluar gara-gara hal ini. Pernah aku blokir, langsung besoknya tiba-tiba aku dikasih sesi 1 on 1," ungkap saksi tersebut.
Di tengah sorotan tersebut, publik juga mulai menelusuri profil Odama Studio Solo. Berikut profil perusahaan Happy Tri Miliarta.
Baca Juga: Chery Tiggo Cross CSH Hybrid Terbakar di Tol Jagorawi, Viral di Media Sosial
Odama Studio Solo Bergerak di Bidang Apa?
Perusahaan ini diketahui merupakan agensi desain kreatif dan digital yang berbasis di Surakarta.
Odama Studio berfokus membantu berbagai klien, mulai dari startup hingga perusahaan, dalam membangun pengalaman digital yang menarik sekaligus fungsional.
Perusahaan ini didirikan oleh Happy Tri Miliarta yang mengembangkan bisnisnya sebagai mitra strategis dalam pengembangan produk digital.
Dalam operasionalnya, Odama Studio menawarkan beragam layanan di bidang kreatif digital.
Layanan tersebut meliputi branding, animasi, ilustrasi, riset, hingga desain UI/UX untuk aplikasi dan platform digital.
Selain itu, perusahaan ini juga mengerjakan perancangan alur website (web flow) serta desain tiga dimensi (3D), yang menjadi bagian penting dalam pengembangan pengalaman pengguna secara menyeluruh.
Baca Juga: Viral Ejek 'Outfit Kampungan', Pelaku Akhirnya Muncul Akui Salah dan Minta Maaf
Odama Studio sendiri menyediakan dua skema kerja sama bagi klien. Pertama, layanan desain halaman utama website dengan tarif sekitar 1.500 dolar AS.
Kedua, skema berlangganan bulanan yang memungkinkan klien menggunakan jasa desain selama enam jam per hari dan lima hari kerja, dengan biaya sekitar 4.999 dolar AS.
Model bisnis ini menunjukkan bahwa Odama Studio mengadopsi pendekatan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan klien, baik untuk proyek jangka pendek maupun kerja sama berkelanjutan.
Tidak hanya beroperasi di pasar domestik, Odama Studio juga diketahui telah menjalin kerja sama dengan sejumlah klien internasional.
Beberapa di antaranya berasal dari Kanada, Amerika Serikat, Inggris, hingga Jerman.
Dengan jangkauan global tersebut, perusahaan ini disebut mampu mencatatkan omzet hingga sekitar Rp3,5 miliar per tahun.