JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Barat dalam Musyawarah Cabang (MUSCAB) PKB Jakarta Barat menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah.
Salah satu bentuk komitmen melalui pendekatan berbasis kebutuhan riil warga dan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB sekaligus Ketua DPC PKB Jakarta Barat, H. Ahmad Ruslan periode 2016–2026, menyampaikan, kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui narasi politik, tetapi harus diwujudkan dalam kerja konkret dan konsisten di lapangan.
"Langkah utama yang kami lakukan adalah memastikan kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik. Kami mendorong kader untuk aktif dalam pendampingan UMKM, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta advokasi warga dalam berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari akses layanan publik hingga isu lingkungan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa 21 April 2026.
Baca Juga: Suara PKB Bandung Barat Melonjak 48 Persen, Ini Mandat Rakyat yang Berat
Sementara itu, Uwais El Qoroni, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua DPC PKB Jakarta Barat periode 2021-2026, menyoroti pentingnya pendekatan baru dalam merangkul generasi muda.
Menurutnya, untuk menarik simpati pemilih muda yang kritis, partainya juga perlu perlu mengedepankan keterlibatan, bukan sekadar kampanye.
Disamping itu, pihaknya mendorong program yang relevan seperti pengembangan ekonomi kreatif, peluang kerja, serta isu lingkungan yang menjadi perhatian generasi muda.
"Selain itu, kehadiran aktif di ruang digital dengan komunikasi yang transparan dan inklusif menjadi keharusan,” jelas Uwais.
Baca Juga: PKB Jakarta Perkuat Struktur Pengurus Muda, Bidik Pemilih Gen Z saat Pemilu 2029
Lanju uwais menambahkan, ruang partisipasi bagi anak muda perlu diperluas.
Selain itu membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam proses perumusan kebijakan maupun kegiatan sosial.
"Yang terpenting, kami harus menunjukkan rekam jejak yang nyata, karena generasi muda tidak mudah percaya pada janji tanpa bukti," lanjutnya.
Terkait upaya membangun citra partai yang lebih dekat dengan masyarakat, Uwais menegaskan pentingnya kehadiran nyata di tengah masyarakat.
"PKB harus hadir dan relevan dengan isu-isu perkotaan seperti transportasi, hunian terjangkau, polusi, hingga digitalisasi layanan publik," tutur dia.
Ia juga beranggapan, pendekatan berbasis komunitas melalui dialog warga dan kolaborasi dengan berbagai elemen lokal akan memperkuat kedekatan tersebut.
"Konsistensi antara pesan dan tindakan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyaraka," ujar dia.