GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran rumah tinggal di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menewaskan lima orang terdiri dari satu keluarga, pada Jumat, 17 April 2026 dini hari.
Pantauan Pos Kota di lokasi, bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal berlantai dua yang berada di komplek permukiman yang tidak begitu pada penduduk.
Dari luar terlihat rumah tinggal berlantai dua tersebut sudah hangus akibat kebakaran yang melanda. Di lokasi juga telah terpasang garis polisi dan terdapat sejumlah barang korban yang hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, Delsi, 50 tahun, kebakaran terjadi sekitar pukul 2 dini hari. Saat kejadian istrinya mendengar adanya suara teriakan minta tolong.
Baca Juga: Populasi Ikan Sapu-Sapu Tak Terkendali, Pemprov DKI Siapkan Tim Penanganan Khusus
"Keterangan awalnya jam 2 pagi istri saya lihat di bawah ini udah api besar ya, setelah itu kejadian teriak-teriak lah. Terus damkar datang sekitar jam setengah 3," kata Delsi kepada wartawan di lokasi kejadian kebakaran, Jumat.
Delsi yang rumahnya tepat di depan rumah korban ini panik, dia hanya bisa pasrah dan mengandalkan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang berjibaku memadamkan api.
Setelah hampir satu jam, proses pemadam dinyatakan selesai. Namun tidak disangka, lima orang penghuni terdiri dari satu keluarga yang tinggal di rumah tersebut, ditemukan tewas.
"Ada lima korban jiwa. Korban tiga orang dewasa dan dua orang masih anak kecil," ungkap Delsi.
Baca Juga: Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Makin Dominan, Pemprov DKI Siapkan Penanganan Rutin
Berdasarkan informasi yang didapat dari petugas, Delsi menyampaikan para korban diduga tewas karena kehabisan oksigen akibat asap pekat yang timbul dari kebakaran tersebut.
"Menurut informasinya, yang empat sepertinya meninggal karena kehabisan oksigen ya. Kalau yang satu, sepertinya juga begitu karena dia menuju ke atas, mungkin sepertinya dia menuju ke atas tapi dia udah pingsan duluan ya," ungkapnya.
Disampaikan Delsi, berdasarkan keterangan yang dia dapat, empat korban ditemukan tewas di lantai dua rumah. Sementata satu korban ditemukan tewas di lantai dasar.
"Yang empat ada di lantai dua di dalam kamar, yang satu ada di tangga menuju ke atas," jelas dia.
Baca Juga: Polisi Bongkar Penjualan Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Ikan Cupang
Adapun, ke lima korban tewas yakni Tjoa Gek Hoa 65 Tahun seorang ibu, Ricca Shiek 42 tahun anak, Angga Rulian 42 tahun suami Ricca, lalu Arianna 10 tahun dan Phillip 7 tahun anak dari korban Ricca dan Phillip.
Delsi menyampaikan, korban bernaama Tjoa Gek Hoa merupakab seorang ibu rumah tangga yang baik hati. Korban juga disebut merupakan salah satu pengurus RT yakni sebagai Sekretaris di lingkungan tersebut.
"Si ibu-nya ini aktif di lingkungan, ya cukup dikenal lah. Di lingkungan ini dikenal baik dan dia juga sekretaris RT," paparnya.
Kasie Ops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, dari hasil pendataan sementara, dugaan awal penyebab kebakaran diakibatkan adanya korsleting listrik.
"Dugaan penyebab sementara adanya fenomena listrik," jelasnya. (pan)