Namun, komunikasi tidak berhenti begitu saja. Terduga pelaku justru diduga tetap melanjutkan interaksi dengan berbagai alasan yang dikaitkan dengan kondisi akademik korban.
“Yes, please drink more Brandy and then swim, this is saturday night, better to fly. All academic stressful task would go out (Iya, silakan minum lebih banyak brandy lalu berenang, ini malam Sabtu, lebih baik bersenang-senang. Semua tugas akademik yang membuat stres akan hilang),” lanjutnya.
Situasi semakin menjadi perhatian publik ketika percakapan yang beredar menunjukkan bahwa komunikasi tetap berlanjut meski korban diduga telah memberikan penolakan.
“I miss you, how are you? (Aku merindukanmu, apa kabarmu?),” kata dia.
Selain itu, terdapat pula pesan yang kembali menyinggung permintaan sebelumnya.
“I am still waiting your bikini style (Saya masih menunggu foto kamu dengan bikini,” sambung percakapan tersebut.
