Patuhi Regulasi, TikTok Tertibkan Akun Anak Dibawah 16 Tahun, 780 Ribu Akun Ditakedown

Rabu 15 Apr 2026, 17:15 WIB
TikTok mulai menertibkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun di Indonesia. Pemerintah menyebut jumlahnya mendekati 1 juta dan menjadi langkah awal perlindungan anak di dunia digital. (Sumber: Instagram/@MeutyaHafid)

TikTok mulai menertibkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun di Indonesia. Pemerintah menyebut jumlahnya mendekati 1 juta dan menjadi langkah awal perlindungan anak di dunia digital. (Sumber: Instagram/@MeutyaHafid)

TikTok juga telah memperbarui kebijakan penggunaan dengan menetapkan batas usia minimum 16 tahun yang diinformasikan melalui pusat bantuan atau help center. "Juga memberikan komitmen untuk akan mengupdate secara berkala mengenai hasil pelaksanaannya," imbuhnya.

Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Digital Indonesia

Meutya menegaskan bahwa aturan dalam PP Tunas merupakan bentuk kedaulatan digital Indonesia yang wajib dipatuhi oleh seluruh platform teknologi yang beroperasi di dalam negeri.

Ia juga menyebut bahwa kebijakan serupa telah lebih dulu diterapkan di sejumlah negara lain, termasuk Australia dan 19 negara lainnya. Di Indonesia sendiri, implementasi aturan tersebut masih dalam tahap awal dan menunggu komitmen penuh dari seluruh platform digital global.

"Sehingga kita tentu berharap sekali bahwa para platform besar ini bisa mematuhi, menghormati kedaulatan kita dalam menata ruang digital kita yang aman bagi anak-anak," ungkapnya.

Baca Juga: Siapa Guru Besar Unpad yang Diduga Lecehkan Mahasiswi? Viral Minta Kirimkan Foto Tak Senonoh

Harapan Perlindungan Anak di Era Digital

Dengan adanya langkah global yang mulai diikuti oleh berbagai platform, pemerintah berharap perlindungan terhadap anak-anak di ruang digital dapat semakin kuat. Meutya menilai, kepatuhan platform terhadap regulasi tidak hanya berdampak di Indonesia, tetapi juga memberikan efek positif secara global.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan platform digital seperti TikTok, diharapkan tercipta ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan ramah bagi generasi muda.


Berita Terkait


News Update