H&M Punya Siapa? Viral Bakal Tutup 160 Gerai di Seluruh Dunia Pada 2026

Jumat 10 Apr 2026, 12:04 WIB
H&M bakal tutup 160 gerai di seluruh dunia pada 2026. (Sumber: Unsplash/Sei)

H&M bakal tutup 160 gerai di seluruh dunia pada 2026. (Sumber: Unsplash/Sei)

POSKOTACOID - Merek fast fashion ternama H&M mengumumkan rencana untuk menutup ratusan gerai mereka secara global pada tahun 2026.

Perusahaan ritel ini dikabarkan bakal menutup sebanyak 160 toko mereka di seluruh dunia secara permanen sepanjang tahun ini.

Sebelumnya, perusahaan diketahui sudah lebih dulu menutup sekitar 163 gerai di berbagai negara yang merupakan bagian dari penyesuaian bisnis.

Baca Juga: Profil Linda Anggrea, Pemilik Buttonscarves: Dari Ibu Rumah Tangga hingga Ratu Modest Fashion Indonesia

Penutupan ini merupakan langkah strategis yang diambil perusahaan guna meningkatkan penjualan yang saat ini sudah beralih ke digitalisasi dengan memanfaatkan layanan e-commerce.

Meski begitu, perusahaan mengungkapkan penutupan yang dilakukan sempat menyebabkan penurunan laba pada kuartal I tahun 2026.

"Optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal I-2026 karena penutupan dan pembangunan kembali toko," kata H&M seperti yang ditulis oleh The Sun.

Kabar mengenai H&M tutup di seluruh dunia membuat warganet di Indonesia ikut menyoroti hal tersebut.

Pasalnya, H&M selama ini jadi salah satu ritel fesyen paling populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan banyak digandrungi masyarakat.

Baca Juga: Deretan Brand Fast Fashion yang Harus Dihindari di 2025, Ada H&M hingga ZARA

Siapa Pemilik H&M?

Kesuksesan H&M tak lepas dari sosok sang pendiri, Erling Persson. (Sumber: Unsplash/SJ)

Popularitas H&M yang mampu menguasai pasar fesyen global tak lepas dari kesuksesan sang pendiri ketika memulai mendirikan bisnis ini.


Berita Terkait


News Update