JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Keinginan pengguna LRT Jabodebek agar waktu operasional ditambah terus menyeruak di berbagai lini media sosial. Keinginan tersebut tentu menjadi masukkan bagi LRT Jabodebek, dalam meningkatkan pelayanan pengguna.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menjelaskan permintaan penambahan jam operasional LRT Jabodebek, tidak hanya berfokus pada layanan perjalanan, tetapi juga mencakup waktu khusus untuk perawatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan keandalan perjalanan.
Perlu diketahui juga, per 1 Desember 2025 KAI telah mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek setiap hari pada weekday dan 270 perjalanan pada akhir pekan dan libur nasional.
Dimana sebelumnya, KAI mengoperasikan 348 perjalanan LRT Jabodebek pada weekday, dan 270 perjalanan pada akhir pekan dan libur nasional. Dan yang menjadi fokus utama, bahwa dalam operasionalnya KAI mengutamakan faktor keselamatan.
Baca Juga: Dinsos DKI Salurkan Bantuan ke 104.637 Warga Terdampak Bencana Awal 2026
Adapun jadwal perjalanan LRT Jabodebek paling awal dan akhir adalah sebagai berikut:
Keberangkatan pertama:
- Harjamukti-Dukuh Atas : 05.35 WIB
- Dukuh Atas-Harjamukti: 06.28 WIB
- Jatimulya-Dukuh Atas : 05.25 WIB
- Dukuh Atas-Jatimulya: 06.21 WIB
Keberangkatan terakhir:
- Harjamukti-Dukuh Atas : 21.46 WIB
- Dukuh Atas-Harjamukti: 22.39 WIB
- Jatimulya-Dukuh Atas : 22.13 WIB
- Dukuh Atas-Jatimulya: 22.31 WIB
“Setiap hari terdapat waktu yang dialokasikan untuk perawatan rutin maupun inspeksi teknis yang dilakukan petugas, yang sebagian besar waktunya dilakukan pada malam atau saat tidak ada operasional LRT Jabodebek. Hal ini menjadi bagian penting untuk menjaga standar keselamatan dan pelayanan tetap optimal bagi seluruh pengguna,” terangnya.
Baca Juga: Transaksi 100 Gram Sabu Modus Mapping di Tangerang Terungkap, 1 Pelaku Ditangkap
LRT Jabodebek memastikan akan terus membuka ruang terhadap berbagai masukan dari pengguna sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Sebelumnya, Radhitya Mardika menerima kunjungan jajaran Manajerial Poskota menanyakan tanggapan ataupun lainnya seputar LRT Jabodebek. Selaku pengguna moda transportasi setiap harinya, Astried salah satu jajaran Poskota yang hadir menyampaikan hal tersebut.
Pertemuan antara jajaran LRT Jabodebek dengan Poskota berlangsung santai penuh keakraban. Radhitya beberapa kali mencoba menggali informasi yang dimiliki oleh Poskota.
"Sebagai orang media dan insan pers tentu mendengar berbagai hal seputar LRT Jabodebek. Nah mumpung lagi bersama Poskota kita coba gali berbagai hal yang kedepannya bisa dapat diperpaiki," ujar Radhit.
"Kita butuh berbagai masukan dan informasi dalam bentuk apapun. Apalagi yang didapat oleh Poskota. Kita bangga jika berbagai hal disampaikan oleh Poskota. Kita juga mengetahui jejak medianya yang dapat dipercaya," ungkapnya.
Baca Juga: Ada Demo di Jakarta Hari Ini, 3 Titik Berpotensi Macet
Sementara itu, Manager Poskota Melinda Ratmi menyatakan pentingnya berbagi informasi. Linda, sapaan akrabnya mengatakan beberapa hal yang menjadi pertanyaan diluar sana tentu kita sampaikan.
Menurut Linda, Sebagai media yang berusia setengah abad lebih. Poskota tentu dapat menjadi corong berbagai informasi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak.
"Diusianya setengah abad lebih tentu Poskota hingga kini menjadi media yang dapat dipercaya. Seperti tadi, segala hal yang kita dengar diluar sana, kita sampaikan. Poskota bisa menjadi corong berbagai informasi," ujar Linda.
Hubungan baik yang terjalin, lanjut Linda harus dapat dijaga. Sebagai media kita dapat bersinergi dengan berbagai hal terutama terhadap informasi.