Suara PKB Bandung Barat Melonjak 48 Persen, Ini Mandat Rakyat yang Berat

Kamis 09 Apr 2026, 14:51 WIB
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, memaparkan capaian gemilang partainya selama periode kepengurusan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo). (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, memaparkan capaian gemilang partainya selama periode kepengurusan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo). (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

"Kami ingin memastikan ketika rakyat membutuhkan akses kesehatan darurat, PKB adalah pihak pertama yang hadir, siaga 24 jam tanpa memandang latar belakang," tegasnya.

Di bidang pendidikan, Asep Dedi menyebut dukungan dari Cucun yang melahirkan Universitas Bandung sebagai harapan bagi kader PKB untuk melanjutkan kuliah.

Partai juga memberi perhatian besar pada penguatan sarana prasarana pondok pesantren dan rumah ibadah, sejalan dengan pembangunan fisik dan karakter spiritual.

Menghadapi tantangan era baru, PKB KBB melakukan modernisasi dan digitalisasi organisasi. Monitoring dan evaluasi kerja partai kini dilakukan berbasis data akurat dan teknologi, sehingga solusi yang ditawarkan lebih efektif dan tepat sasaran.

Di penghujung sambutannya, Asep Dedi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap elemen yang telah bahu-membahu memperjuangkan PKB di Bumi Ngamprah.

"Dengan penuh ketulusan, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para kyai, alim ulama, dan para ajengan yang telah memberikan doa dan restu. Kepada pengurus DPP PKB, pengurus DPW PKB Jawa Barat, pengurus cabang, pengurus anak cabang (DPAC), pengurus ranting, hingga anak rantingyang tak pernah lelah bergerak di tengah masyarakat," ucap Asep Dedi.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh konstituen, para pendukung setia PKB di seluruh penjuru Kabupaten Bandung Barat, dari ujung selatan hingga utara, dari perkotaan hingga pelosok desa.

"Tanpa jalan bersama, tanpa kebersamaan yang tulus dari semuanya, mustahil PKB Bandung Barat dapat berjalan sejauh ini. Semua capaian ini adalah buah dari perjuangan kolektif, keringat bersama, dan doa yang tak putus-putusnya," tuturnya. (gat).


News Update