Permukimam warga di RW 07 Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang masih banyak belum mempunyai septic tank mandiri. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA RAYA

Warga Kelurahan Wijaya Kusuma Jakbar Belum Punya Septic Tank Mandiri, Buang Air di MCK dan Kali

Selasa 07 Apr 2026, 17:58 WIB

GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID -  Sejumlah warga di Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diketahui masih belum memiliki septic tank mandiri. Akibatnya, sebagian warga masih membuang air besar di MCK umum hingga ke aliran kali di sekitar permukiman.

Kondisi tersebut salah satunya ditemukan di wilayah RW 07 Kelurahan Wijaya Kusuma. Di kawasan ini, masih terdapat puluhan kepala keluarga (KK) yang belum memiliki fasilitas septic tank di rumah masing-masing.

Ketua RT 11 RW 07, Handayani, mengungkapkan bahwa dari hasil pendataan sementara, terdapat sekitar 30 KK di wilayahnya yang belum memiliki septic tank mandiri.

Menurutnya, warga yang belum memiliki septic tank biasanya memanfaatkan fasilitas MCK umum atau membuang limbah ke aliran kali di sekitar permukiman.

Baca Juga: 6 Program Prioritas Diusulan dalam Musrenbang Kota Jakarta Barat, Masalah Banjir dan Sampah jadi Utama

“Perkiraan sekitar 30 KK. Di satu RW ini ada empat RT, yaitu RT 06, RT 07, RT 08, dan RT 11. Di wilayah ini memang masih ada warga yang membuang limbah ke kali,” ujar Handayani saat diwawancarai wartawan, Selasa, 7 April 2026.

Handayani juga mengungkapkan, sebelumnya sebagian warga mengaku telah memiliki septic tank di rumah. Namun ketika ada program pembangunan septic tank komunal, beberapa warga baru menyampaikan bahwa mereka ingin memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Awalnya mereka mengaku sudah punya septic tank. Tapi saat ada program pembangunan septic tank komunal, baru ada yang bilang ingin ikut menggunakan,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah, mengatakan pihak kelurahan tengah menjalankan program pembangunan septic tank komunal untuk mengatasi persoalan sanitasi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sudin SDA Jakarta Barat Pasang Bronjong Tangani Tanggul Jebol di Anak Kali Angke Cengkareng

Ia menyebutkan, secara keseluruhan Kelurahan Wijaya Kusuma masih membutuhkan sekitar 150 titik septic tank komunal yang tersebar di 10 RW.

“Untuk satu kelurahan ini kami masih membutuhkan kurang lebih 150 titik septic tank yang tersebar di 10 RW,” kata Fajar.

Program pembangunan septic tank komunal tersebut telah dimulai secara bertahap sejak tahun 2025 dan dilanjutkan pada tahun 2026 di beberapa titik prioritas.

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas pembangunan adalah RT 11 RW 07. Pada tahun 2026, pemerintah kelurahan merencanakan pembangunan septic tank komunal di dua hingga tiga titik yang akan melayani sekitar 14 kepala keluarga.

“Prioritas tetap ada, khususnya di RT 11 RW 07. Tahun 2026 ini rencananya kami akan membangun di dua titik dengan cakupan sekitar 14 KK,” jelasnya.

Fajar berharap warga dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas septic tank komunal yang telah dibangun dengan baik. Dengan demikian, wilayah tersebut dapat terbebas dari praktik buang air besar sembarangan (BABS) dan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih serta sehat.

Tags:
septic tankpembangunan septic tank komunalseptic tank mandiriJakarta BaratGrogol Petamburan

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor