TransJakarta Rayakan HUT ke-12, Tegaskan Peran sebagai Penghubung Kehidupan Warga Jakarta

Jumat 27 Mar 2026, 19:21 WIB
Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza saat memberikan sambutan di hari ulang tahun (HUT) ke-12 di Halte TransJakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Maret 2026. (Sumber: Pemprov DKI)

Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza saat memberikan sambutan di hari ulang tahun (HUT) ke-12 di Halte TransJakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Maret 2026. (Sumber: Pemprov DKI)

Selain perluasan jangkauan, dikatakan Welfizon, inovasi menjadi pilar utama dalam pengembangan layanan. Transformasi dilakukan di berbagai lini, mulai dari kemudahan akses bagi pelanggan melalui aplikasi TJ TransJakarta, hingga penguatan sistem operasional seperti Sintra. 

Pengembangan sumber daya manusia juga dilakukan melalui TJ Academy, serta inovasi bisnis melalui TJ Store, TJ Radio, dan Open Top Tour. 

“Artinya, inovasi bukan hanya di depan, tapi juga di belakang layar,” ungkapnya.

Baca Juga: Waspada Macet Sekitar GBK Hari Ini, Ada Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, TransJakarta juga memperluas layanan melampaui batas administratif Jakarta melalui jaringan TransJabodetabek. 

Enam rute baru yang dibuka pada 2025 telah melayani lebih dari 4,5 juta pelanggan. Pengembangan ini berlanjut pada 2026, termasuk rute Cawang-Cikarang untuk mendukung mobilitas pekerja kawasan industri. 

Selain itu, layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta juga mendapat respons positif dengan sekitar 18,9 ribu pelanggan dalam 13 hari awal operasional. 

“Ini menegaskan bahwa mobilitas tidak berhenti di dalam kota dan TransJakarta hadir sebagai penghubung kawasan metropolitan,” katanya.

Di sisi inklusivitas, Welfizon mengungkapkan, program Kartu Layanan Gratis bagi 15 golongan masyarakat turut memberikan dampak signifikan, dengan total 25 juta perjalanan sepanjang 2025. Kebijakan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memastikan akses transportasi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Secara ekonomi, keberadaan TransJakarta juga memberikan efek berganda. Welfizon menyebut, setiap Rp1 triliun subsidi yang diberikan mampu menciptakan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun. 

Baca Juga: 803 Napi Rutan Salemba Terima Remisi Idulfitri, 13 Langsung Bebas

“Ini mempertegas bahwa transportasi publik bukan sekadar biaya, tetapi investasi sosial dan ekonomi,” tegasnya.


Berita Terkait


News Update