"Bapak Presiden selalu menyampaikan kepada kami untuk harus bekerja betul-betul penuh dengan hati-hati serta memperhatikan kepentingan masyarakat, rakyat kecil," katanya menjelaskan.
Pendekatan ini menjadi landasan utama pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan perlindungan sosial.
Pemerintah Pantau Dinamika Global dan Jaga Stok BBM
Selain memastikan kebijakan subsidi tetap berjalan, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi global yang dapat memengaruhi sektor energi. Dinamika geopolitik dinilai sangat cepat berubah, sehingga diperlukan evaluasi secara berkala.
"Ini cepat sekali dinamikanya, bisa per minggu, bisa per bulan, yang penting adalah bagaimana memastikan bahwa stok untuk BBM semuanya bisa clear," katanya tegas.
Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dalam merumuskan langkah-langkah strategis. Saat ini, stok BBM nasional dilaporkan dalam kondisi aman dan sesuai dengan standar minimal yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Indonesia Berhasil Tekan Kasus Campak, Turun Hingga 95 Persen di 2026
Imbauan Penggunaan BBM Secara Bijak
Di sisi lain, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
"(Langkah antisipatif), itu semua lagi dirumuskan, tetapi ini lebih pada kita bagaimana melakukan pemakaian BBM dengan rasa bijaksana, lah," imbuhnya.
Dengan kebijakan yang terukur serta dukungan masyarakat, pemerintah berharap stabilitas energi dan ekonomi nasional dapat terus terjaga di tengah ketidakpastian global.
