Jelang Lebaran 2026, Volume Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Naik 3,34 Persen

Jumat 20 Mar 2026, 13:27 WIB
Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). (Sumber: Dok. PT Jasa Marga)

Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). (Sumber: Dok. PT Jasa Marga)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas tol yang dikelola selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Lonjakan volume kendaraan ini berlangsung sejak H-10 hingga H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, atau pada 11-18 Maret 2026.

Senior General Manager JNT, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan bahwa total kendaraan yang melintas di lima ruas tol Regional Nusantara mencapai 1.506.124 unit.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar 3,34 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat sebanyak 1.457.494 kendaraan.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Ini Enam Rekomendasi Fahira Idris untuk Satgas Pangan

“Secara keseluruhan, total volume lalu lintas di lima ruas tol Regional Nusantara mencapai 1.506.124 kendaraan atau meningkat 3,34 persen dibandingkan lalu lintas normal,” ujar Tyas Pramoda Wardhani dalam keterangannya, Kamis, 19 Maret 2026.

Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa menjadi penyumbang volume terbesar dengan 670.521 kendaraan, atau naik tipis 1,21 persen dari kondisi normal.

Pergerakan kendaraan yang meninggalkan Kota Medan melalui Gerbang Tol (GT) Amplas tercatat meningkat signifikan hingga 8,51 persen, sementara arus masuk ke Medan juga mengalami kenaikan sebesar 3,65 persen.

“Lalu lintas di Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi meningkat 13,16 persen, dengan pergerakan kendaraan melalui GT Kualanamu menuju dan dari bandara mengalami kenaikan di atas 17 persen,” kata Tyas.

Baca Juga: Ketua DPD RI Imbau Seluruh Pihak Utamakan Dialog di Tengah Eskalasi Konflik Global

Lonjakan lebih tinggi tercatat di sejumlah ruas lainnya, seperti Tol Balikpapan-Samarinda yang naik 16,38 persen, Tol Manado-Bitung sebesar 12,79 persen, serta Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo segmen Kartasura–Prambanan yang melonjak hingga 39,6 persen. 

"Pada ruas terakhir, kendaraan yang menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan meningkat hingga 32,94 persen," ucap Tyas.

Dalam upaya meningkatkan layanan kepada pengguna jalan, Jasa Marga juga memperkenalkan nomor layanan darurat baru, yakni 133.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Andrie Yunus, Polisi Ungkap Aksi Terencana dan Banyak Pelaku

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyebut nomor ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan bantuan selama perjalanan. (man)


Berita Terkait


News Update