POSKOTACOID - Korps Lalu Lintas(Korlantas) Polri memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi untuk mencegah kepadatan kendaraan selama masa arus mudik Lebaran 2026.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan beberapa strategi rekayasa lalu lintas yang akan digelar pada masa mudik dan balik Lebaran 2026, mulai dari One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, pembatasan kendaraan sumbu tiga.
"Strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada," kata Sigit dalam keterangannya, seperti dikutip dari laman Humas Polri.
Berdasarkan jadwal, rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 2026 akan diberlakukan mulai hari ini, Selasa, 17 Maret 2026 dengan melihat kondisi di lapangan.
Baca Juga: Lebaran 2026 Berpotensi Beda antara Muhammadiyah dan Pemerintah, Ternyata Ini Alasannya
One Way Nasional Diterapkan saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa pihaknya akan memberlakukan sistem one way nasional pada saat puncak mudik Lebaran 2026.
Adapun, Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026.
"Jadi tanggal 18 itu, nanti antara jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB akan kita berlakukan one way nasional arus mudik," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keterangannya di Jakarta.
Baca Juga: Cek Titik Lokasi Operasi Ketupat Lebaran 2026, Ada Rekayasa Lalu Lintas
Lebih lanjut, Irjen Pol Agus menyebut saat ini jumlah kendaraan dari Jakarta yang menuju Tol Trans Jawa baru mencapai 28 persen.
"Oleh sebab itu kami masih mengelola kurang lebih 72% lagi," katanya.
