Dalam pandangannya, lebih baik melepaskan pasangan sepenuhnya daripada mempertahankan hubungan yang tidak lagi dilandasi kesetiaan.
Krisjiana: Kebebasan Justru Membuat Lebih Menghargai
Menanggapi pernyataan sang istri, Krisjiana Baharudin mengungkapkan bahwa sikap terbuka yang diberikan Siti Badriah justru membuatnya semakin menghargai hubungan mereka.
Menurutnya, laki-laki yang merasa terlalu dikekang dalam hubungan sering kali justru mencari cara untuk memberontak. Sebaliknya, kepercayaan yang diberikan pasangan membuat seseorang berpikir ulang sebelum melakukan hal yang dapat merusak rumah tangga.
“Laki-laki kalau terlalu dikekang malah bisa memberontak. Kalau dilepas seperti ini, kita jadi tidak enak sendiri dan akhirnya lebih menghargai,” ungkap Krisjiana.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya selalu berusaha menjaga keterbukaan dalam hubungan mereka, termasuk dengan mengenalkan setiap rekan kerja perempuan kepada sang istri. Langkah itu ia lakukan agar tidak ada rasa curiga yang dapat mengganggu keharmonisan keluarga.
Baca Juga: Siapa Ustadz SAM yang Diduga Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual pada Santri?
Bagi Krisjiana, perjalanan panjang yang ia lalui bersama Siti Badriah menjadi alasan kuat untuk mempertahankan komitmen pernikahan mereka. Ia menilai tidak mudah membangun rumah tangga dari awal hingga akhirnya bisa memiliki keluarga seperti sekarang.
Karena itu, ia merasa tidak masuk akal jika harus meninggalkan istrinya hanya demi hubungan baru yang tidak memiliki sejarah perjuangan bersama.
Sementara itu, Siti Badriah mengakui bahwa sebagai manusia biasa ia tetap memiliki rasa takut kehilangan. Namun, ia tidak ingin rasa tersebut membuatnya menjadi sosok pasangan yang posesif.
Ia memilih menjalani pernikahan dengan sikap saling percaya, sembari terus berusaha menjadi istri dan ibu yang terbaik bagi keluarganya.
