KEBAYORAN LAMA, POSKOTA.CO.ID - Warga RW 09 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, khawatir terjadi longsor susulan dan berharap pemerintah bisa membangun turap.
Hal itu diutarakan Yuli, 45 tahun, pengurus RT 02 RW 09 Kebayoran Lama saat ditemui sedang asik santai bersama warga lain sembari menunggu adzan Maghrib.
"Khawatir mah pasti, warga suka pasang status 'aduh udah mulai hujan nih'," kata Yuli kepada Poskota, Jumat, 13 Maret 2026.
Rumah Yuli dan warga lainnya berada persis di dekat aliran kali. Ia mengungkapkan belum lama ini, longsor terjadi di kawasan itu.
Baca Juga: Potensi Longsor Intai Jakarta Timur, Camat Pasar Rebo: Belum Ada Wilayah Rawan
Pantauan Poskota di lokasi, terlihat bekas puing-puing longsor masih terlihat di lokasi kejadian.
"Belum lama, ya baru sekitar dua mingguan lah. Itu kan awalnya ada pohon, nah pohonnya itu udah enggak ada karena longsor," katanya.
Terkait potensi bencana longsor, Yuli menyampaikan warga sudah diberitahu oleh pihak Kelurahan.
Ia bersama warga lain yang tinggal di kawasan itu mengaku hanya bisa siap siaga ketika hujan deras mengguyur.
Baca Juga: Warga Jaksel-Jaktim Diimbau Waspadai Potensi Bencana Longsor pada Maret 2026
"Kalaupun misalnya hujan nggak berhenti-berhenti memang kita udah pasti ngelihatin kali, keluar. Kalau emang kira-kira udah mau tinggi nih ya kita pasti woro-woro ke warga," katanya.
Sebagai pengurus RT, Yuli mengatakan dirinya telah menyampaikan sejumlah usulan, diantaranya pembuatan turap di kawasan itu.
"Kami udah ngajuin ke Kelurahan, terus udah sampai tingkat ke Kecamatan kemarin, cuman kayaknya ada yang harus didahulukan," ungkapnya.
Warga lain, Ali, 35 tahun mengaku khawatir akan bahaya longsor apalagi ketika hujan deras mengguyur.
"Sebagai warga ya pasti khawatir, apalagi depan rumah kan kali-nya," katanya.
Ali dan warga lainnya berharap pemerintah bisa bertindak dengan membuat semacam tembok penaham atau pagar.
Menurutnya, upaya pemagaran telah dilakukan namun belum menyeluruh.
"Kemarin baru di bagian sana aja yang dipagar, mungkin proses ya," tuturnya.