JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Antrean panjang terlihat dalam kegiatan tebus murah sembako Ramadhan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat, 13 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan Poskota, antrean tersebut sudah berlangsung sejak pagi. Bahkan, beberapa warga mengaku datang sejak subuh.
Sebagian besar dari mereka adalah ibu rumah tangga. Maimunah, 40 tahun, datang pukul 07.00 WIB, lalu mendapatkan giliran tebus sembako dua jam kemudian.
“Dari jam tujuh sampai jam sembilan baru dapat. Lumayan lama, tapi ya tidak apa-apa, yang penting dapat sembako murah,” kata Maimunah kepada Poskota, Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga: Operasi Pengamanan Lebaran, Kepulauan Seribu Kerahkan 201 Personel Gabungan
Maimunah mengatakan, program tebus murah ini memungkinkan warga membeli paket sembako seharga Rp50.000, lebih murah daripada harga pasaran sebesar Rp100.000. Paket tersebut berisi beras, minyak goreng, hingga gula.
"Ini tebus 50 ribu ada minyak, beras sama gula padahal mah harga aslinya ini 100 ribu," ujarnya.
Ia menyampaikan, program sembako murah dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ya alhamdulillah sih, bagus ada (program) ini seneng sih, apalagi disini kan bahan bahan lebih mahal daripada di daratan," ucapnya.
Baca Juga: Mudik Kapal Gratis Dibuka 9 Maret, Layani Perjalanan ke 10 Pulau di Kepulauan Seribu
Sementara itu, Zuriyah, 52 tahun, bersyukur dengan dengan kegiatan tebus murah sembako kembali digelar. Kegiatan ini sempat digelar sebelumnya.
“Sudah sering kali begini. Ada lagi biasanya tiga bulanan,” tuturnya.
Menurutnya, harga bahan pokok lebih mahal, pengeluaran pun lebih dalam. Kehadiran tebus murah tentu sangat membantu masyarakat.
“Beras harganya naik banget, minyak goreng juga. Telur juga. Pokoknya semua naik. Cepek (Rp100.000) itu enggak cukup sehari, kurang,” ujar dia.
Meski begitu, ia tetap bersyukur karena di Jakarta masih ada program bantuan yang membantu masyarakat kecil. Bahkan sebagian warga mendapatkan sembako gratis.
“Itu yang gratis dari RT pakai kupon. Saya enggak kebagian. Jadi saya tebus yang murah ini Rp50.000,” tutur dia.
Baca Juga: PLN dan Pemprov DKI Jakarta Sinergi Perkuat Kelistrikan Kepulauan Seribu
Sebagai seorang janda, ia berharap ke depan program seperti ini bisa terus dilanjutkan bahkan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Saya kan janda. Ya pengen dapat juga bantuan begitu. Kalau bisa dibikin agak murah lagi biar semua teman-teman bisa ngerasain,” pungkasnya. (cr-4)