DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pasokan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon di Kota Depok dipastikan masih dalam kondisi aman.
Hal tersebut disampaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Bidang Elpiji Hiswana Migas Kota Depok, yang memastikan ketersediaan stok tetap terjaga meskipun permintaan biasanya meningkat selama Ramadhan hingga Lebaran.
Satgas Bidang Elpiji Hiswana Migas Kota Depok, Imron Effendi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Antisipasi yang dilakukan adalah dengan penambahan kuota gas 3 kilogram. Biasanya permintaan memang meningkat menjelang Lebaran, sehingga kami menyiapkan kuota fakultatif untuk Ramadan dan Idul Fitri sebanyak 83.680 tabung,” ujar Imron Effendi dalam keterangan resmi kepada Poskota, Jumat, 13 Maret 2026.
Kuota Reguler Capai Lebih dari 2 Juta Tabung
Imron menjelaskan, total pasokan LPG 3 kg di Kota Depok selama Maret 2026 untuk kuota reguler sebanyak 2.088.720 tabung yang disalurkan dalam 24 hari kerja.
Selain kuota reguler tersebut, Hiswana Migas juga menyiapkan tambahan atau kuota fakultatif sekitar 85.640 tabungguna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Jumlah kuota fakultatif merupakan tambahan dari jatah reguler yang disiapkan Hiswana Migas. Adapun kuota reguler yang diberikan untuk masyarakat sebanyak 2.029.640 tabung gas 3 kilogram,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika kebutuhan masyarakat masih meningkat dan kuota yang tersedia belum mencukupi, pihaknya siap mengajukan tambahan distribusi LPG kembali.
Baca Juga: Dampak Penutupan Selat Hormuz, Bahlil Putuskan Indonesia Impor Minyak dan LPG dari Amerika Serikat
“Kami meyakini stok kuota reguler dan fakultatif untuk pasokan gas 3 kilogram di Kota Depok akan tercukupi. Hal itu berdasarkan pemetaan dan evaluasi dari penanganan kebutuhan pada tahun sebelumnya,” katanya.
Permintaan LPG Meningkat Selama Ramadhan
Menurut Imron, meningkatnya kebutuhan tabung gas ukuran 3 kilogram tidak terlepas dari tradisi masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya menyiapkan berbagai hidangan spesial.
Selain itu, kehadiran pedagang musiman selama Ramadan, seperti pedagang takjil dan makanan berbuka puasa, turut mendorong meningkatnya penggunaan LPG.
“Pedagang musiman seperti penjual makanan takjil juga ikut mempengaruhi peningkatan penggunaan gas elpiji,” ungkapnya.
Baca Juga: LPG 3 Kg Meledak di Warung Bakso Puncak Bogor, Lima Orang Luka Bakar
Untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar saat Hari Raya Idul Fitri, Hiswana Migas Kota Depok juga telah menyiapkan pangkalan siaga yang tetap beroperasi.
Pangkalan tersebut akan melayani masyarakat yang membutuhkan LPG, baik untuk tabung 3 kilogram, 5,5 kilogram, maupun 12 kilogram.
“Jadi warga tidak perlu khawatir soal ketersediaan elpiji di Kota Depok. Kami menyiapkan pangkalan siaga yang tetap buka saat Lebaran. Biasanya tetap beroperasi karena banyak pangkalan yang tidak mudik,” pungkas Imron.
