Dokter Zaidul Akbar menjelaskan bahwa puasa tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan seperti detoksifikasi alami dan menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. (Sumber: Youtube/@ dr. Zaidul Akbar Official)

RAMADHAN

Mengapa Puasa Baik untuk Tubuh? Dokter Zaidul Akbar Ungkap Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat 13 Mar 2026, 15:37 WIB

POSKOTA.CO.ID - Memasuki hari-hari terakhir bulan Ramadan, banyak orang mulai merasakan perubahan pada kondisi tubuh. Setelah hampir satu bulan menjalani puasa, tubuh umumnya telah beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur dan waktu istirahat sistem pencernaan yang lebih panjang.

Sebagian orang mengaku berat badan mulai menurun, tubuh terasa lebih ringan, serta beberapa keluhan kesehatan seperti gangguan pencernaan atau rasa lelah berlebihan menjadi berkurang.

Kondisi ini sejalan dengan pandangan Zaidul Akbar, seorang dokter yang dikenal luas melalui konsep kesehatan alami berbasis sunnah.

Melansir dari channel Youtube @dr. Zaidul Akbar Official, dalam pendekatan yang ia sebut Jurus Sehat Rasulullah (JSR), puasa tidak hanya dipandang sebagai ibadah, tetapi juga sebagai bentuk terapi alami yang memberi kesempatan tubuh untuk memulihkan diri.

“Puasa memberi tubuh waktu untuk memperbaiki diri. Saat sistem pencernaan beristirahat, tubuh bisa fokus pada proses peremajaan sel dan pembersihan racun,” ujar Zaidul Akbar dalam berbagai kajian kesehatan yang disampaikannya.

Baca Juga: Prediksi Malam Lailatul Qadar Ramadhan 2026, Bisa Terjadi pada 14 Maret?

Mengapa Puasa Baik untuk Kesehatan?

Menurut Zaidul Akbar, tubuh manusia sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk memperbaiki diri. Namun, pola makan yang tidak teratur dan konsumsi makanan berlebihan sering kali membuat sistem pencernaan bekerja tanpa henti.

Ketika seseorang berpuasa, tubuh memiliki jeda waktu yang cukup panjang dari aktivitas makan dan minum. Dalam kondisi tersebut, beberapa proses biologis dapat berjalan lebih optimal.

1. Membantu Detoksifikasi Alami

Selama berpuasa, tubuh memanfaatkan cadangan energi yang tersimpan. Proses ini juga membantu tubuh mengeluarkan zat sisa metabolisme melalui keringat, urin, dan sistem pencernaan.

2. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Puasa memberikan waktu istirahat bagi lambung dan usus yang biasanya bekerja hampir sepanjang hari. Dengan waktu istirahat ini, risiko gangguan pencernaan seperti kembung atau iritasi lambung dapat berkurang.

3. Mendukung Kesehatan Otak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat merangsang produksi hormon Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yaitu protein yang berperan dalam menjaga fungsi sel saraf dan meningkatkan kemampuan kognitif.

4. Membantu Mengontrol Berat Badan

Dengan pola makan yang lebih teratur dan asupan kalori yang terkendali, puasa dapat membantu menurunkan berat badan secara bertahap. Namun, manfaat ini tetap bergantung pada pola makan yang sehat saat sahur dan berbuka.

Jenis Puasa Sunnah yang Dianjurkan

Selain puasa Ramadan, Zaidul Akbar juga sering mengingatkan tentang beberapa jenis puasa sunnah yang dapat memberikan manfaat kesehatan.

Puasa Senin dan Kamis

Puasa yang dilakukan dua kali dalam seminggu ini dipercaya dapat membantu menyeimbangkan metabolisme tubuh sekaligus menjadi sarana detoksifikasi ringan secara rutin.

Puasa Daud

Puasa Daud dilakukan dengan pola selang-seling, yakni satu hari berpuasa dan satu hari tidak. Pola ini sering disamakan dengan metode intermittent fasting yang banyak diteliti dalam dunia kesehatan modern.

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ini dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Selain bernilai ibadah, puasa tersebut dipercaya membantu menjaga keseimbangan hormon dan memperbaiki regenerasi sel tubuh.

Baca Juga: 8 Sahabat Nabi yang Jarang Diketahui, Kisah Perjuangannya Sangat Menginspirasi Umat Islam

Tips Menjalani Puasa agar Tetap Sehat

Agar manfaat puasa dapat dirasakan secara optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalankannya.

Pertama, pilih makanan yang bernutrisi saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan alami seperti kurma, madu, buah-buahan, serta sayuran segar dapat membantu menjaga energi tubuh sepanjang hari.

Kedua, penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup pada waktu berbuka hingga sahur untuk mencegah dehidrasi.

Selain itu, hindari makan berlebihan ketika berbuka. Mengonsumsi makanan secara perlahan membantu sistem pencernaan beradaptasi kembali setelah seharian beristirahat.

Terakhir, kurangi makanan tinggi gula serta gorengan yang dapat memicu lonjakan gula darah dan membuat tubuh mudah merasa lemas.

Dengan pola makan yang tepat dan niat ibadah yang kuat, puasa tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga dapat menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan tubuh.

Tags:
puasa menurunkan berat badanDokter Zaidul Akbarmanfaat puasa untuk kesehatan

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor