Viral ASN Pemprov Jakarta Masuk hingga Tidur di Rumah Warga, Begini Penjelasannya

Kamis 12 Mar 2026, 12:17 WIB
Ilustrasi ASN Pemprov Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi ASN Pemprov Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Viral di media sosial seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memasuki rumah orang warga di Jalan Lodan Raya RT 06/RW 08 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam unggahan Instagram @sekitaran_jakut, pria masih berpakaian seragam dinas putih itu kemudian diinterogasi warga.

Warga mencurigai ASN tersebut dalam pengaruh obat-obatan keras, sehingga terlihat ngelantur hingga sempat tertidur di rumah warga.

"Saat diintrogasi, baik di tanya nama, dinas, dimana dan bertempat tinggal di mana oknum ASN ini tidak bisa diajak komunikasi dengan baik dan ngomongnya nglantur," demikian keterangan unggahan.

Baca Juga: Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Hentikan Open Dumping di Zona 4 Bantargebang

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengonfirmasi pria tersebut merupakan pegawai Pemprov Jakarta, tepatnya Unit Pengelola (UP) Museum Bahari.

"Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, ASN tersebut mengalami depresi," kata Chico kepada Poskota melalui pesan singkat, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menuturkan, ASN tersebut diketahui kehabisan obat depresan yang dikonsumsi sehari-hari.

"Saat kejadian, yang bersangkutan diduga sedang dalam kondisi kehabisan obat yang biasa dikonsumsinya untuk membantu mengontrol kondisi kesehatannya," ujarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Tambah 709 Bus untuk Mudik Gratis 2026, Peserta Tembus 30 Ribu

"Memang dia tuh minum obat. Kayaknya obatnya lupa, kurang, atau apa gitu, emang Depresi. Tapi kan kalau depresi itu kan sebenarnya kalau dia minum obat masih bisa tetap kerja," tambahnya.

Chico menegaskan, peristiwa itu bisa terjadi bukan karena yang bersangkutan dalam kondisi mabuk.

"Cuma hari itu lagi ini aja, lagi stres. Jadi bukan mabuk, bukan minum obat terlarang ya," jelasnya.

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dyah Perwita menyebutkan, ASN tersebut sedang dalam pengobatan.

"Betul (sedang sakit), dan dalam perawatan. Kami masih akan melakukan test kesehatan ke Bapak Nanang hari ini. Hasil dari test tersebut akan disampaikan oleh Kepala UP Museum Bahari," tuturnya.


Berita Terkait


News Update