“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi. Jangan sampai ada pedagang yang menaikkan harga bahan pokok secara tidak wajar, apalagi menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.
1.300 Personel Gabungan Disiagakan
Dalam Operasi Ketupat Lebaran 2026, sebanyak 1.300 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan wilayah Jakarta Barat. Personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dengan sinergi lintas instansi tersebut, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat tetap terjaga dengan baik.
Baca Juga: Arus Mudik di Terminal Kalideres Masih Normal, Puncak Penumpang Diprediksi Akhir Pekan
Rezi juga mengimbau masyarakat yang berencana mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat korsleting listrik.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan. Periksa juga peralatan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting,” kata Rezi.
Selain itu, masyarakat yang hendak mudik juga dapat memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan di kantor polisi terdekat.
“Kami menerima penitipan kendaraan di Polsek maupun Polres. Silakan masyarakat menghubungi layanan 110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat untuk mekanismenya,” jelasnya.
