Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyebut bahwa puncak pergerakan pemudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Berikut perkiraan gelombang puncak arus mudik:
- Gelombang pertama: 14–15 Maret 2026
- Gelombang kedua: 18–19 Maret 2026
Rekayasa Lalu Lintas Mudik di Tol Trans Jawa
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama musim mudik, pemerintah bersama kepolisian menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di Tol Trans Jawa.
Terdapat tiga skema utama yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
Sistem One Way
Sistem one way adalah pengaturan lalu lintas dengan menjadikan seluruh lajur tol hanya dapat dilalui satu arah. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas jalan bagi kendaraan pemudik.
Jadwal penerapan one way adalah sebagai berikut.
Arus Mudik
- Berlaku: Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
- Lokasi: Tol Jakarta–Cikampek KM 70 hingga Semarang–Solo KM 421
Arus Balik
- Berlaku: 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
- Lokasi: Tol Semarang–Solo KM 421 hingga Jakarta–Cikampek KM 70
Baca Juga: Pengamat Sebut Mudik Lebih Awal Bantu Tekan Kepadatan Arus Mudik
Sistem Contraflow
Contraflow merupakan pengaturan lalu lintas dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan untuk menambah kapasitas kendaraan di jalur yang padat. Berikut jadwal penerapannya.
Arus Mudik (Tol Jakarta–Cikampek KM 47 Karawang Barat – KM 70 Cikampek)
- 17–20 Maret 2026: Selasa pukul 14.00 WIB – Jumat pukul 24.00 WIB
- 21 Maret 2026: pukul 12.00 – 20.00 WIB
- 22 Maret 2026: pukul 09.00 – 18.00 WIB
Arus Balik (Tol Jakarta–Cikampek KM 70 – KM 47)
- 23–29 Maret 2026: Senin pukul 14.00 WIB – Minggu pukul 24.00 WIB
Tol Jagorawi KM 21 Gunung Putri – KM 8 Cipayung
- 21 Maret 2026: pukul 12.00 – 20.00 WIB
- 22 Maret 2026: pukul 09.00 – 18.00 WIB
