Debat Ricuh Abu Janda Berujung Diusir dari Acara Talkshow, Felix Siauw Singgung Orang yang Marah Saat Debat

Kamis 12 Mar 2026, 16:00 WIB
Debat panas Abu Janda di Rakyat Bersuara berbuntut komentar Felix Siauw di Instagram. (Sumber: Instagram/@felix.siauw)

Debat panas Abu Janda di Rakyat Bersuara berbuntut komentar Felix Siauw di Instagram. (Sumber: Instagram/@felix.siauw)

POSKOTA.CO.ID - Perdebatan panas yang melibatkan Permadi Arya alias Abu Janda dalam sebuah program televisi kembali menjadi perbincangan luas di media sosial. Momen tersebut bahkan memicu berbagai tanggapan dari sejumlah tokoh publik.

Salah satu yang ikut menyoroti kejadian tersebut adalah Ustadz Felix Siauw. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan sejumlah pernyataan yang diduga menyindir aksi Abu Janda viral setelah terlibat debat ricuh.

Peristiwa itu bermula ketika Abu Janda tampil dalam program Rakyat Bersuara yang dipandu oleh Aiman Witjaksono di stasiun televisi.

Dalam acara tersebut, Abu Janda terlibat perdebatan sengit dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari hingga membuat suasana program memanas.

Baca Juga: Pendidikan Abu Janda Disorot usai Debat Panas di Talkshow, Ini Perbandingannya dengan Ikrar Nusa Bhakti

Felix Siauw Soroti Sikap Emosional Saat Debat

Video Felix Siauw yang membahas orang marah saat debat viral di media sosial. Warganet mengaitkannya dengan Abu Janda usai insiden debat panas di acara Rakyat Bersuara. (Sumber: Instagram/@felix.siauw)

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @felix.siauw, Ustaz Felix Siauw menyampaikan pandangannya terkait orang yang mudah terpancing emosi dalam perdebatan.

“Pagi-pagi belum zuhur juga, belum dhuha juga, sudah lihat orang marah-marah. Mood booster ya?” kata Ustaz Felix pada Rabu, 11 Maret 2026.

“Apa sih masalah tuh orang ya? Ya Allah. Manusia ada-ada aja,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya, ia juga menyebut bahwa perilaku tersebut mengingatkannya pada karakter yang menurutnya memiliki pola tertentu. “Tapi aku lihat tipikal zionis ya. Tipikal zionis ya gas lighting, kemudian NPD,” ujarnya.

Felix kemudian menyinggung soal penggunaan emosi dalam perdebatan yang menurutnya menunjukkan kurangnya kapasitas argumen. “Yang harus kita ingat adalah orang itu kalau sudah pakai otot, artinya otaknya enggak ada,” katanya.

Ia juga menilai bahwa seseorang yang sudah meninggikan suara saat berdebat biasanya tidak lagi memiliki argumen yang kuat.


Berita Terkait


News Update