Dengan demikian, kabar yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks.
Aparat Buru Penyebar Informasi Hoaks
Saat ini pihak berwenang tengah melakukan penelusuran guna mengidentifikasi pihak yang pertama kali menyebarkan kabar bohong tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Selain itu, aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Verifikasi informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan kerumunan maupun keresahan di masyarakat.
