Ilustrasi. Viral kabar THR ojol di Cibubur yang ternyata hoaks. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Viral Kabar THR Ojol di Cibubur, Ratusan Driver Datang ke Wiladatika, Ternyata Hoaks

Rabu 11 Mar 2026, 15:39 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kabar mengenai pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol) di kawasan pintu masuk Wiladatika Cibubur mendadak viral pada Rabu, 11 Maret 2026.

Informasi tersebut membuat ratusan driver ojol berbondong-bondong datang ke lokasi dengan harapan mendapatkan bantuan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pesan mengenai pembagian THR itu diketahui menyebar luas melalui pesan berantai di WhatsApp dan sejumlah grup komunitas pengemudi ojol.

Informasi tersebut juga turut diunggah oleh akun Instagram @keluhkesahojol.official, sehingga semakin cepat menyebar di kalangan para driver.

Baca Juga: 2 Kapal Pertamina Berhasil Keluar dari  Zona Konflik Timur Tengah

Ratusan Driver Ojol Sempat Berkumpul di Lokasi

Ilustrasi. Ratusan driver ojol sempat berkumpul di lokasi. (Sumber: Dok/Gojek)

Akibat kabar yang beredar, suasana di sekitar pintu masuk kawasan Wiladatika Cibubur mendadak ramai oleh kedatangan para pengemudi ojol.

Banyak dari mereka datang dengan harapan memperoleh bantuan finansial menjelang Lebaran.

Kerumunan pun sempat terjadi di area tersebut sebelum petugas turun tangan untuk melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar.

Aparat Pastikan Informasi THR Ojol Tidak Benar

Setelah dilakukan klarifikasi oleh aparat setempat, informasi mengenai pembagian THR tersebut dipastikan tidak benar.

Baca Juga: Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Penularan Campak Jelang Lebaran 2026

Babinsa yang bertugas di wilayah itu menegaskan bahwa tidak ada kegiatan pembagian THR bagi pengemudi ojol di lokasi tersebut.

Dengan demikian, kabar yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks.

Aparat Buru Penyebar Informasi Hoaks

Saat ini pihak berwenang tengah melakukan penelusuran guna mengidentifikasi pihak yang pertama kali menyebarkan kabar bohong tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Selain itu, aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Verifikasi informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan kerumunan maupun keresahan di masyarakat.

Tags:
THRHoaksHari Raya IdulfitriWiladatika Cibuburojek onlineojolTunjangan Hari Raya

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor