Pemeriksaan kendaraan dapat dilakukan di bengkel resmi agar seluruh komponen, termasuk sistem baterai dan fitur keselamatan, diperiksa langsung oleh teknisi berpengalaman. Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko kendala selama perjalanan.
- Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya
Perencanaan rute perjalanan menjadi hal penting ketika menggunakan kendaraan listrik untuk mudik.
Pengemudi sebaiknya memeriksa kondisi lalu lintas sekaligus mengetahui lokasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di sepanjang jalur yang akan dilalui.
Dengan mengetahui jarak tempuh kendaraan serta lokasi pengisian daya, perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih nyaman dan efisien.
- Manfaatkan Teknologi Fast Charging
Pengguna mobil listrik juga dapat memanfaatkan teknologi fast charging secara efisien.
Baca Juga: Polytron Bagikan Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik Saat Mudik Lebaran
Pada Deepal S07 dan Changan Lumin, teknologi ini memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit.
Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna saat melakukan perjalanan jauh, karena waktu berhenti untuk pengisian daya dapat dimanfaatkan secara lebih efisien sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
- Terapkan Gaya Berkendara Efisien
Saat melintasi jalur mudik yang padat, pengemudi disarankan menghindari akselerasi agresif dan memanfaatkan teknologi regenerative braking.
Teknologi ini memungkinkan energi yang dihasilkan saat kendaraan melakukan pengereman atau deselerasi diubah kembali menjadi energi listrik dan disimpan di baterai.
Baca Juga: Polytron Hadirkan 5 Posko Mudik di Jalur Utama Jawa Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Selain itu, kedua kendaraan listrik tersebut juga dilengkapi berbagai mode berkendara seperti Eco Mode dan Sport Mode. Mode Eco membantu mengoptimalkan efisiensi energi dan memperpanjang jarak tempuh, sedangkan Sport Mode memberikan respons akselerasi yang lebih dinamis.
