Penukaran uang marak saat Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri. (Poskota/Ahmad Tri Hawaari)

JAKARTA RAYA

Jelang Lebaran Idul Fitri, Polisi Minta Masyarakat Waspada Peredaran Uang Palsu

Rabu 11 Mar 2026, 11:15 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Selama Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri, masyarakat Kabupaten Tangerang diimbau untuk waspada dengan peredaran uang palsu.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan, peredaran uang palsu kerap terjadi di momen menjelang lebaran.

"Mendekati hari raya biasanya banyak muncul jasa penukaran uang baru di pinggir jalan. Kami minta masyarakat untuk berhati-hati karena rawan terjadinya peredaran uang palsu," kata Indra, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Rabu 11 Maret 2026, Potensi Hujan Ringan pada Siang Hari

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap jasa-jasa penukarang uang non bank yang biasa mangkal di pinggir jalan.

Indra mengatakan, pemantauan dilakukan secara senyap oleh anggota intelijen. Nantinya polisi akan bergerak berdasarkan hasil temuan di lapangan.

"Pemantauan dilakukan secara senyap oleh anggota intelijen. Nanti data itu kita terima berdasarkan perkiraan intelijen sebagai dasar melakukan operasi tersebut," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Indra juga telah melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk menyelenggarakan razia uang palsu yang marak beredar di momen jelang Idul Fitri.

Baca Juga: Bupati Bogor Jadikan Hasil Survei Jadi Bahan Evaluasi dan Perumusan Kebijakan Pembangunan

"Saat ini kita berprogresnya dengan BI, nanti ada tim sendiri. Nanti pada harinya, kita akan lakukan razia untuk memastikan uang itu asli bukan palsu. Masyarakat harus selalu berhati-hati dan waspada," ujarnya. 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi penukaran uang baru kerap dilakukan masyarakat untuk dibagikan kepada keluarga sebagai Tunjangan Hari Raya (THR).

Penukaran uang tersebut umumnya dapat dilakukan melalui layanan resmi Bank Indonesia maupun sejumlah bank yang menyediakan fasilitas penukaran uang baru.

Namun di tengah tingginya permintaan, tidak sedikit pula masyarakat yang memanfaatkan jasa penukaran uang non-bank yang biasanya beroperasi secara mandiri di berbagai lokasi.

Baca Juga: 1.063 Kuota Mudik Gratis Polres Bogor Ludes dalam 12 Menit

Oleh karena itu, masyarakat yang hendak menukar uang atau melakukan transaksi tunai diimbau untuk lebih waspada karena layanan penukaran non-resmi berpotensi dimanfaatkan untuk peredaran uang palsu. (ver)

Tags:
Polresta Tangerang BIlebaran Idul FitriRamadhanuang palsuperedaran uang palsu

Veronica Prasetio

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor