Ilustrasi mudik lebaran 2026. (Sumber: Poskoata/ Bilal Nugraha Ginanjar)

RAMADHAN

Mudik Lebaran 2026 Makin Nyaman, Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik di Jalur Perjalanan

Selasa 10 Mar 2026, 20:46 WIB

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyiapkan program Masjid Ramah Pemudik untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026.

Program ini dirancang sebagai layanan publik yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh saat Ramadan dan Idul Fitri.

Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta. Inisiatif ini menjadi bagian dari kolaborasi nasional untuk memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai tempat singgah bagi para pemudik.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat yang melakukan perjalanan jauh agar tetap dapat beribadah dan beristirahat dengan nyaman.

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Itikaf di Masjid, Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

“Insyaallah pada Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kementerian Agama Lapangan Banteng akan dilakukan kick-off program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia. Program ini menjadi bagian dari pelayanan masjid selama Ramadan, termasuk saat arus mudik dan arus balik,” ujarnya di Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.

Masjid Dibuka 24 Jam untuk Pemudik

Ilustrasi. Masjid dibuka 24 jam untuk pemudik. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, masjid-masjid yang berada di sepanjang jalur perjalanan mudik diharapkan dapat memberikan layanan bagi para pelintas yang membutuhkan tempat singgah.

Salah satu ciri utama program ini adalah layanan masjid yang dibuka selama 24 jam. Dengan demikian, para pemudik dapat berhenti kapan saja untuk beribadah atau sekadar beristirahat saat merasa lelah di perjalanan.

Menurut Abu Rokhmad, masjid pada dasarnya memang tidak memiliki hari libur. Oleh karena itu, masjid diharapkan menyediakan ruang yang cukup untuk kebutuhan ibadah maupun tempat melepas penat.

Berbagai fasilitas dasar juga diharapkan tersedia, seperti tempat wudhu, kamar mandi, area mandi, ruang istirahat, serta fasilitas pengisian daya ponsel. Jika waktu singgah bertepatan dengan waktu berbuka puasa, masjid juga diharapkan menyediakan takjil bagi para pemudik.

Baca Juga: Panduan I’tikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan, Lengkap dengan Rukun dan Adabnya

Dipantau Melalui Jaringan Media dan Radio

Untuk memudahkan masyarakat mengetahui lokasi masjid yang berpartisipasi dalam program ini, Kemenag akan memanfaatkan berbagai kanal informasi.

Jaringan radio serta mitra media akan dilibatkan untuk menyebarkan informasi mengenai masjid-masjid yang melayani pemudik selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Abu Rokhmad menilai tradisi mudik di Indonesia memiliki dimensi sosial yang sangat besar. Idul Fitri bukan hanya momentum keagamaan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang melibatkan jutaan orang setiap tahun.

Melalui program ini, Kemenag berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih nyaman sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan umat dan ruang sosial bagi masyarakat.

Tags:
Masjid Dibuka 24 Jam untuk PemudikRamadanKemenag RIKementerian Agama Republik IndonesiaPemerintah

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor