Dengan begitu, terhitung sejak Rabu, 18 Februari 2026 hingga hari ini 10 Maret 2026, berarti puasa Ramadhan versi Muhammadiyah saat ini sudah memasuki hari ke-21.
Baca Juga: Kapolres Metro Depok Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Peringati Nuzulul Quran
2. Puasa Ramadhan versi Pemerintah
Sementara Itu, pemerintah melalui Kemenag menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hasil sidang isbat.
Sidang isbat Kemenag menggunakan dua metode gabungan, yaitu hisab yang merupakan perhitungan astronomi dan rukyat dengan memantau hilal secara langsung.
Itu berarti, jika mengikuti pemerintah, maka hari ini, 10 Maret 2026 sudah memasuki puasa hari ke-20.
Bacaan Doa yang Dianjurkan
Secara garis besar, baik mengikuti Muhammadiyah maupun pemerintah, kalender Ramadhan 2026 tercatat sudah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca bacaan doa dan memohon ampunan.
Selain itu, salah satu malam pada sepuluh hari terakhir Ramadhan juga diyakini sebagai malam Lailatul Qadar sehingga dianjurkan memperbanyak ibadah.
Berikut ini bacaan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada sepuluh malam terakhir Ramadhan berdasarkan riwayat Sayyidah Aisyah ra.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
