Ilustrasi. Perbedaan jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia (Sumber: Unsplash/Luke Stackpoole)

RAMADHAN

Perbedaan Jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia, Simak Penjelasannya

Minggu 08 Mar 2026, 11:46 WIB

POSKOTA.CO.ID - Peringatan Nuzulul Quran menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam selama bulan suci Ramadan. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW dan diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan dalam kalender Hijriah.

Pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah, waktu peringatan Nuzulul Quran di Indonesia mengalami sedikit perbedaan.

Hal tersebut disebabkan adanya perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah yang diikuti Nahdlatul Ulama (NU) dan organisasi Muhammadiyah.

Perbedaan ini membuat malam peringatan Nuzulul Quran jatuh pada tanggal yang berbeda, meskipun selisihnya hanya satu hari.

Baca Juga: Jembatan Hidayah di Masjid Lautze, Ustaz Hans Pandu Puluhan Warga Tiongkok Bersyahadat

Jadwal Malam Nuzulul Quran 2026

Ilustrasi. Jadwal malam nuzulul Quran 2026 (Sumber: Pinterest)

Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan dalam kalender Hijriah. Karena awal Ramadan 2026 tidak dimulai pada tanggal yang sama, maka peringatan 17 Ramadhan juga berbeda.

Jika mengikuti penetapan awal Ramadan oleh pemerintah dan NU yang dimulai pada 19 Februari 2026, maka tanggal 17 Ramadhan jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dengan demikian, malam Nuzulul Quran dimulai sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, setelah waktu Maghrib.

Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan pada 18 Februari 2026. Berdasarkan perhitungan tersebut, 17 Ramadhan jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026, sehingga malam peringatan Nuzulul Quran dimulai sejak Kamis malam, 5 Maret 2026.

Walaupun terdapat perbedaan satu hari dalam penetapannya, umat Islam tetap dapat memperingati Nuzulul Quran dengan berbagai amalan ibadah di bulan Ramadan.

Baca Juga: Berkah Ramadhan, Penghasilan Pengrajin Kulit Ketupat di Lebak Meningkat 50-70 Persen

Makna Nuzulul Quran

Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Wahyu tersebut berupa Surah Al-Alaq ayat 1 hingga 5 yang disampaikan oleh Malaikat Jibril.

Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat di Gua Hira, yang berada di Jabal Nur, dekat Kota Makkah. Turunnya wahyu tersebut menandai dimulainya masa kenabian Rasulullah sekaligus awal turunnya Al-Qur’an secara bertahap kepada umat manusia.

Karena itu, Nuzulul Quran memiliki makna yang sangat penting sebagai momentum turunnya petunjuk hidup bagi umat Islam.

Di Indonesia, malam Nuzulul Quran biasanya diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid, musala, maupun lingkungan masyarakat. Beberapa kegiatan yang sering dilakukan antara lain pengajian, ceramah agama, hingga tadarus Al-Qur’an bersama.

Baca Juga: 10 Takjil Murah Meriah Favorit Warga Jakarta, Nomor 3 dan 7 Paling Cepat Habis Saat Menjelang Berbuka

Selain itu, sebagian masyarakat juga mengadakan khataman Al-Qur’an atau doa bersama sebagai bentuk syukur atas turunnya kitab suci umat Islam tersebut.

Momentum Mendekatkan Diri dengan Al-Qur’an

Peringatan Nuzulul Quran juga kerap dijadikan momentum untuk mendorong umat Islam semakin dekat dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, memahami, maupun mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian ulama mengaitkan peringatan Nuzulul Quran dengan firman Allah dalam QS Al-Anfal ayat 41 yang menyebutkan tentang Yaumul Furqan, yaitu hari pembeda antara kebenaran dan kebatilan.

Ayat tersebut juga berkaitan dengan peristiwa Perang Badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan. Sejumlah ulama kemudian menghubungkan momentum tersebut dengan turunnya Al-Qur’an secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW.

Karena itulah, tanggal 17 Ramadhan kemudian banyak diperingati umat Islam sebagai malam Nuzulul Quran.

Meski terdapat perbedaan tanggal di beberapa kalangan, makna utama Nuzulul Quran tetap sama, yaitu sebagai momentum untuk semakin mencintai dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an selama bulan Ramadan.

Tags:
Nuzulul Quranumat Islambulan suci RamadanAl-Qur’anNabi Muhammad SAWNuzulul Quran di Indonesia Nahdlatul UlamaMuhammadiyah

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor