Sebelumnya, bunga bisa meningkat pada pengajuan berikutnya. Kini kebijakan tersebut dihapus sehingga pengusaha dapat kembali mengajukan KUR tanpa khawatir bunga meningkat.
2. Pengajuan Lebih Fleksibel
Pada tahun-tahun sebelumnya, terdapat batasan tertentu dalam pengajuan ulang KUR. Namun kebijakan terbaru memberikan fleksibilitas lebih luas.
Selama usaha dinilai layak secara bisnis dan memiliki kemampuan membayar, pelaku usaha masih dapat mengajukan pembiayaan kembali.
3. Target Penyaluran Lebih Besar
Pemerintah juga menargetkan penyaluran KUR mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat sektor UMKM yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja.
Jenis KUR BRI yang Banyak Diajukan
Program KUR yang disalurkan melalui BRI terbagi dalam beberapa kategori utama sesuai dengan kebutuhan usaha.
KUR Mikro BRI
Jenis KUR ini paling banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil.
Ketentuan utama:
- Plafon pinjaman: hingga Rp50 juta
- Tenor modal kerja: maksimal 3 tahun
- Tenor investasi: maksimal 5 tahun
- Bunga: 6% per tahun
- Biaya: bebas administrasi dan provisi
Program ini cocok untuk berbagai usaha kecil seperti warung, pedagang pasar, usaha rumahan, hingga jasa kecil.
KUR Kecil BRI
Kategori ini diperuntukkan bagi usaha yang membutuhkan modal lebih besar.
Ketentuan utama:
- Plafon pinjaman: Rp50 juta hingga Rp500 juta
- Tenor modal kerja: hingga 4 tahun
- Tenor investasi: hingga 5 tahun
- Bunga: 6% per tahun
Untuk pinjaman dengan nominal lebih besar, biasanya bank akan melakukan penilaian tambahan termasuk kemungkinan adanya agunan atau jaminan sesuai tingkat risiko usaha.
