JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klematologi dan Geofisika (BMKG), Nur Rahmat Jatmiko menjelaskan, salah satu faktor yang berkontribusi terhadap hujan deras yaitu interaksi angin Monsun dari Utara dengan aliran Baratan dari Samudera Hindia di Selatan Indonesia.
Kemudian, Madden-Julian Oscillation (MJO) aktif pada fase 5 (Maritime Continent) dan spasial MJO melewati wilayah Pulau Jawa.
"Dalam rentang tanggal 06-07 Maret 2026, indeks Cold Surge terindikasi signifikan dalam beberapa waktu. Sementara itu, indeks CENS konsisten signifikan dalam rentang waktu tersebut," kata Nur Rahmat kepada Poskota, Minggu, 8 Maret 2026.
Baca Juga: Hujan Deras Rendam Jakarta, 148 RT dan 20 Jalan Masih Tergenang
Berdasarkan observasi curah hujan di wilayah Jakarta, hujan yang terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 sebagian besar wilayah Jakarta termasuk dalam kategori hujan sangat lebat (rentang 100-150 mm/hari).
"Sementara itu, untuk wilayah Jabodetabek terdapat wilayah dengan hujan dalam kategori ekstrem (rentang >150 mm/hari), yaitu tercatat di wilayah Sepatan, Kab. Tangerang sebesar 195 mm/hari," ujar dia.
Nur Rahmat menuturkan, pada hari ini, Minggu 8 Maret 2026, BMKG memprakirakan wilayah Jabodetabek berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Dengan potensi hujan lebat dapat terjadi di wilayah Kab. Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kep. Seribu, Kab dan Kota Bekasi, Kab dan Kota Bogor, dan Kota Depok," ungkapnya.
Baca Juga: Pria Diduga Bunuh Diri Loncat dari Lantai 3 PIM 2 Jakarta, Sempat Kejang sebelum Meninggal
Untuk wilayah Indonesia, lanjut Nur Rahmat, secara umum pada hari ini cuaca diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
"Dengan potensi hujan lebat terdapat di wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan," kata dia.
Sementara, Nur Rahmat menyampaikan, potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras diprediksi akan terjadi selama seminggu ke depan dengab intensitasn hujan yang menurun.
"Dalam sepekan kedepan, potensi hujan di jabodetabek diprediksi menurun dibandingkan beberpa hari sebelumnya," ucapnya.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Tangerang Lakukan Ramp Check Armada Bus Mudik Gratis
Meski demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca esktren yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan ini.
"Potensi hujan yang disertai kilat/petir maupun angin kencang masih perlu diwaspadai dalam sepekan kedepan di Jabodetabek, meskipun secara intensitas potensi hujan relatif menurun," ujarnya. (pan)
