Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau salah satu hasil pembangunan jalan di Pandeglang melalui program Bang Andra. (Sumber: Istimewa)

Daerah

Pemprov Banten Target Perbaiki 350 Km Jalan Desa Lewat Program Bang Andra dalam 5 Tahun

Sabtu 07 Mar 2026, 19:06 WIB

BANTEN, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan jalan desa sepanjang 300 hingga 350 kilometer dalam lima tahun melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan bahwa pembangunan jalan desa memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Arlan, berdasarkan hasil verifikasi pemerintah provinsi, terdapat sekitar 1.200 kilometer jalan desa di Bantenyang mengalami kerusakan dan layak diperbaiki.

“Sebelumnya kami menerima usulan dari pemerintah kabupaten dan kota terkait kondisi jalan desa yang rusak dengan total sekitar 2.500 kilometer,” ujar Arlan kepada wartawan, Sabtu, 7 Maret 2026.

Baca Juga: Jelang Operasi Ketupat Maung 2026, Polda Banten Pastikan Kendaraan Operasional Siap Digunakan

Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya sekitar 1.200 kilometer jalan yang memenuhi kriteria untuk masuk dalam program Bang Andra. Jalan-jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah desa dan pemerintah kabupaten/kota.

Target Pembangunan Jalan Desa Meningkat

Arlan menjelaskan, pada awalnya Pemerintah Provinsi Banten menargetkan pembangunan 50 kilometer jalan desa setiap tahun. Dengan target tersebut, total perbaikan dalam lima tahun diproyeksikan mencapai 250 kilometer.

Namun capaian pembangunan pada tahun 2025 yang mencapai sekitar 71 kilometer membuat pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan target tersebut.

“Awalnya targetnya 250 kilometer dalam lima tahun. Namun kami optimistis bisa mencapai 300 hingga 350 kilometer,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Tinggalkan Motor, Polda Banten Siapkan Penitipan Gratis saat Mudik

Meski demikian, Arlan mengakui bahwa jika perbaikan jalan hanya mengandalkan anggaran Pemerintah Provinsi Banten, proses pembangunan seluruh jalan rusak akan memakan waktu cukup lama.

“Jika hanya mengandalkan Pemprov, mungkin membutuhkan waktu sekitar 24 tahun untuk menyelesaikan seluruh perbaikan jalan tersebut,” katanya.

Karena itu, Pemprov Banten mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk berkolaborasi mempercepat pembangunan infrastruktur jalan desa.

Ia mencontohkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak yang menargetkan pembangunan 50 kilometer jalan setiap tahun.

Baca Juga: 722 Personel Gabungan Amankan Puncak Perayaan Imlek di Lapangan Banteng 

“Kabupaten Lebak sudah menyampaikan komitmen membangun 50 kilometer per tahun. Mudah-mudahan ini bisa diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya,” ujar Arlan.

Pemprov Banten Usulkan Bantuan Rp500 Miliar ke Pemerintah Pusat

Selain menggandeng pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Banten juga berupaya mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Arlan menyebut, Gubernur Banten Andra Soni telah mengajukan usulan bantuan anggaran sebesar Rp500 miliarkepada pemerintah pusat melalui Menteri Sekretaris Negara.

“Pak Gubernur sudah menandatangani usulan Rp500 miliar kepada Menteri Sekretaris Negara. Ternyata di sana juga tersedia anggaran untuk bantuan perbaikan jalan,” jelasnya.

Baca Juga: Digugat Rp100 Miliar Akibat Laka Lantas di Jalan Rusak, Ini Respon Gubernur Banten

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Provinsi Banten, Arif, mengatakan bahwa program Bang Andra merupakan salah satu janji kampanye Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusuma.

Program tersebut juga selaras dengan Asta Cita pemerintah pusat, khususnya poin keenam yang menekankan pembangunan dari desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program Bang Andra sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif.

Selain pembangunan jalan desa, Pemerintah Provinsi Banten juga menjalankan sejumlah program lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, serta program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh di Provinsi Banten.

Tags:
Koperasi Merah PutihMakan Bergizi GratisAndra SoniPrabowo SubiantoPUPR Bang AndraBangun Jalan Desa SejahteraBanten

Samsul Fatoni

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor