Ilustrasi, warga waspada peredaran kosmetik ilegal di marketplace. (Sumber: freepik)

JAKARTA RAYA

Marak Kosmetik Ilegal di Marketplace, Konsumen Pilih Klinik Terpercaya atau Toko Resmi

Sabtu 07 Mar 2026, 07:14 WIB

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Maraknya penjualan kosmetik melalui marketplace membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit.

Di satu sisi, kemudahan berbelanja secara daring memberi banyak pilihan, namun di sisi lain juga membuka peluang beredarnya kosmetik ilegal yang belum tentu aman digunakan.

Suherlina, 25 tahun, seorang karyawan swasta di Jakarta Pusat, mengaku lebih memilih membeli produk perawatan kulit langsung di klinik kecantikan yang sudah memiliki reputasi baik.

Menurutnya, cara tersebut memang lebih mahal, tetapi ia merasa lebih tenang karena produk yang digunakan jelas asal-usul dan pengawasannya.

Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Depok Sabtu 7 Maret 2026, Cek Jadwal dan Persyaratannya

“Saya lebih memilih beli langsung di klinik yang sudah terpercaya. Memang harganya lebih mahal, tapi saya merasa lebih aman karena produknya jelas dan biasanya juga direkomendasikan langsung oleh dokter,” ujar Suherlina kepada Poskota, Jumat, 6 Maret 2026.

Perempuan yang berdomisili di Bogor itu mengaku pernah tergoda membeli produk perawatan kulit yang dijual lebih murah di marketplace.

Namun setelah melihat banyak kasus kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya, ia memutuskan untuk tidak mengambil risiko terhadap kesehatan kulitnya.

“Banyak sekali kasus krim abal-abal yang ternyata mengandung merkuri atau bahan berbahaya, jadi sekarang saya lebih memilih yang jelas meskipun harus keluar biaya lebih,” kata dia.

Baca Juga: Dokter Richard Lee Ditahan di Polda Metro Jaya Buntut Kasus Produk Kecantikan

Sementara itu, pengalaman berbeda disampaikan oleh Yulia, 27 tahun. Dia mengaku sering membeli produk kosmetik melalui marketplace.

Meski begitu, dirinya sangat selektif dalam memilih toko dan produk yang dibeli. Dia menegaskan tidak pernah menjajal produk abal-abal sekalipun menggiurkan.

“Saya memang sering beli skincare di marketplace, tapi selalu dari toko resmi atau official store. Biasanya saya cek dulu apakah itu akun resmi dari brand tersebut,” ucap Yulia.

Selain memastikan toko di marketplace itu resmi, Yulia juga terbiasa memeriksa ulasan pembeli lain.

Baca Juga: Kosmetik Ilegal Menjamur, Dokter Ingatkan Bahaya Merkuri, Steroid, hingga Paraben bagi Kesehatan

Kemudian, ia juga dipastikan mengecek nomor registrasi produk sebelum memutuskan untuk membeli kosmetik secara daring. Baginya, langkah tersebut penting untuk menghindari produk palsu atau ilegal.

“Saya selalu cek review pembeli, komposisi produk, dan nomor BPOM-nya. Kalau ada yang mencurigakan atau terlalu murah dari harga pasaran, biasanya saya langsung batal beli,” ujarnya. (man)

Tags:
produk kecantikanskincaremarketplacekosmetikkosmetik ilegal

Ali Mansur

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor