POSKOTA.CO.ID - Menjelang Lebaran 2026, banyak keluarga mulai merencanakan perjalanan, baik untuk mudik bertemu orang tua maupun sekadar berlibur bersama keluarga.
Tradisi mudik setiap tahun membuat mobilitas masyarakat meningkat tajam. Karena itu, kendaraan yang digunakan harus berada dalam kondisi prima agar perjalanan jauh dapat berlangsung aman dan nyaman.
Bagi sebagian orang, membeli mobil bekas menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan transportasi saat musim mudik.
Saat ini banyak platform jual beli mobil bekas tersedia di internet. Meski memudahkan, calon pembeli tetap harus berhati-hati dalam melakukan transaksi.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, WMS Siapkan Bale Santai Honda 24 Jam untuk Pengendara Motor
Salah satu hal penting adalah memastikan penjual bersedia bertemu langsung sebelum melakukan kesepakatan. Hindari membayar uang muka atau down payment jika belum ada kejelasan mengenai kendaraan yang ditawarkan.
Tips Membeli Mobil Bekas Jelang Lebaran 2026
Adapun sejumlah tips membeli mobil bekas, antara lain:
- Periksa Kelengkapan Dokumen Kendaraan
Sebelum memutuskan membeli mobil bekas, pastikan seluruh dokumen kendaraan lengkap dan tidak bermasalah.
Beberapa dokumen penting yang wajib diperiksa antara lain STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor).
Cocokkan nomor rangka serta nomor mesin pada dokumen dengan yang tertera di kendaraan untuk memastikan keaslian data kendaraan.
- Cek Riwayat Servis Kendaraan
Riwayat perawatan mobil juga menjadi faktor penting dalam menentukan kondisi kendaraan bekas.
Mobil yang memiliki catatan servis rutin biasanya lebih terawat dan memudahkan calon pembeli mengetahui kondisi kendaraan secara menyeluruh.
Jika riwayat servis tidak tersedia, sebaiknya tanyakan secara rinci mengenai perawatan yang pernah dilakukan pada mobil tersebut.
- Perhatikan Kondisi Fisik Mobil
Pemeriksaan fisik kendaraan menjadi langkah penting sebelum memutuskan membeli mobil bekas.
Perhatikan perbedaan warna cat pada setiap panel bodi. Jika terdapat perbedaan mencolok atau sambungan panel yang kurang rapi, kemungkinan mobil pernah mengalami perbaikan akibat kecelakaan.
Selain itu, cek bagian sasis untuk melihat apakah terdapat bekas las yang tidak wajar. Jika titik las produksi sudah hilang, bisa jadi mobil pernah mengalami perbaikan besar.
Bagian kolong mobil juga perlu diperiksa karena rentan mengalami karat akibat banjir atau benturan keras.
- Periksa Kondisi Mesin dan Komponen Penting
Calon pembeli juga disarankan untuk memeriksa kondisi ruang mesin secara teliti. Perhatikan apakah terdapat bekas kebocoran oli, lumpur, atau kabel yang terlihat tidak standar. Komponen mesin yang diganti terlalu cepat juga bisa menjadi tanda adanya masalah.
Selain itu, periksa kondisi oli mesin serta cairan radiator. Nyalakan mesin dan dengarkan suara yang dihasilkan. Jika terdengar kasar atau tidak normal, kemungkinan terdapat kerusakan pada mesin.
- Waspadai Mobil Bekas Terendam Banjir
Mobil yang pernah terkena banjir sering kali memiliki tanda-tanda tertentu. Beberapa di antaranya adalah sisa lumpur di bagian baut jok atau lantai mobil, karat di bawah karpet, serta perbedaan warna pada pelapis pintu bagian dalam.
Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kendaraan bebas dari kerusakan akibat banjir.
- Lakukan Test Drive Sebelum Membeli
Test drive merupakan langkah yang tidak boleh dilewatkan saat membeli mobil bekas.
Dengan mencoba langsung kendaraan, calon pembeli bisa merasakan stabilitas mobil saat dikendarai. Mobil yang pernah mengalami kecelakaan berat biasanya terasa tidak stabil atau sulit berjalan lurus.
Jika penjual menolak permintaan test drive, sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum melanjutkan transaksi.
- Gunakan Jasa Inspeksi Kendaraan
Selain melakukan pemeriksaan mandiri, calon pembeli juga dapat memanfaatkan layanan inspeksi kendaraan yang dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
Melalui pemeriksaan menyeluruh, kondisi mobil bekas dapat diketahui secara lebih detail sehingga meminimalkan risiko membeli kendaraan yang bermasalah.
Dengan memerhatikan berbagai aspek tersebut, calon pembeli dapat lebih yakin dalam memilih mobil bekas yang aman dan layak digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran.