Situasi tersebut diduga membuat salah satu pelanggan perempuan tidak sabar. Pelanggan tersebut kemudian masuk ke area dapur restoran yang sebenarnya tidak
diperbolehkan untuk pengunjung.
“Menunggu sekitar 30 menit, ibu ini masuk ke kitchen, memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran,” tulis Nabilah dalam unggahannya.
Lewat rekaman CCTV yang dibagikannya itu, perempuan tersebut terlihat memaki kepala staf dapur restoran.
Keributan tidak berhenti di situ. Pria yang datang bersama perempuan tersebut juga terlihat ikut masuk ke area dapur dan meluapkan emosi.
Kemudian, pria itu tampak memukul lemari pendingin serta menunjuk-nunjuk staf restoran.
Meski menghadapi situasi tegang, staf dapur tetap berusaha menjalankan prosedur operasional standar (SOP) dengan tenang.
Namun setelah keributan mereda, pasangan tersebut justru meninggalkan restoran sambil membawa sejumlah pesanan makanan dan minuman tanpa melakukan pembayaran.
Dalam laporan yang disampaikan Nabilah, terdapat 11 bungkus makanan dan tiga minuman yang dibawa pergi dari restoran tersebut.
Salah satu staf restoran bahkan sempat mengejar pasangan itu hingga ke area parkir untuk menagih pembayaran sebesar Rp530 ribu. Namun upaya tersebut diduga tidak membuahkan hasil.
“Kalau masih nyuruh saya bayar, jangan sampai saya lempar makanannya,” tulis staf restoran tersebut dalam pesan yang kemudian dibagikan oleh Nabilah.
Di tengah ramainya pembahasan mengenai kasus tersebut, warganet juga kembali menyoroti latar belakang Evi Santi Rahayu. Lantas, istri gitaris Zendhy Kusuma itu psikolog di mana?
