Takbiran Tetap Digelar di Bali Saat Nyepi, Menag Ungkap Batasan Waktu dan Aturan

Kamis 05 Mar 2026, 19:26 WIB
Takbiran tetap digelar di Bali saat nyepi.(pixabay/mucahityildiz)

Takbiran tetap digelar di Bali saat nyepi.(pixabay/mucahityildiz)

Menag juga menyentil kemungkinan perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 H di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hal lumrah dalam keberagaman beragama di tanah air dan akan ditentukan melalui sidang isbat resmi Kementerian Agama.

"Perbedaan itu kita terima sebagai suatu hal yang biasa di Indonesia. Nanti kita akan lihat sidang isbat penentuannya kapan pastinya Idul Fitri akan datang," tuturnya.

Komitmen Pemerintah Jaga Toleransi dan Kerukunan

Pemerintah berkomitmen terus menjaga suasana toleransi serta kerukunan antarumat beragama, terutama pada momen hari besar keagamaan yang berdekatan.

Baca Juga: Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Masa Lebaran 2026

Kasus di Bali ini menjadi contoh nyata bagaimana dialog dan kesepakatan bersama dapat menyelesaikan potensi konflik, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia.

Dengan pengaturan ini, diharapkan perayaan Lebaran 2026 dan Nyepi berlangsung damai, saling menghargai, serta mempererat persatuan bangsa.


Berita Terkait


News Update