TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan pemantauan harga komoditas pangan pokok di sejumlah pasar di wilayahnya seperti Pasar Anyar Tangerang, Pasar Malabar Cibodas, dan Pasar Poris Cipondoh, Kamis, 5 Maret 2026.
Pemantauan tersebut terus dilakukan Pemkot Tangerang untuk mengantisipasi lonjakan harga mulai pertengahan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi mangatakan, tidak ada lonjakan harga signifikan dibandingkan dengan awal bulan Ramadhan setelah melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional.
Berdasarkan pemantauan terakhir, harga komoditas pangan yang dalam kondisi tinggi serta berpotensi akan melonjak yakni cabai rawit merah dengan rata-rata Rp90-110 ribu per kilogram diikuti berbagai jenis cabai lainnya seperti cabai merah keriting (Rp40-60 ribu per kg), cabai merah besar (Rp50-60 ribu per kilogram), dan cabai rawit hijau Rp50-60 ribu per kg.
Baca Juga: Tensi Panas Timur Tengah, 264 Jemaah Tangerang Dipastikan Pulang Umrah sesuai Jadwal
“Kami terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada lagi lonjakan harga menjelang Lebaran nanti. Ada sejumlah komoditas yang menjadi sorotan karena masih relatif tinggi seperti yang terjadi di kabupaten atau kota lainnya,” ujarnya.
Ia melanjutkan, bebera komoditas pangan lainnya terpantau masih stabil di tengah peningkatan jumlah permintaan sejak awal Ramadhan, seperti daging ayam broiler (Rp40-45 ribu per kg), daging sapi (Rp135-150 ribu per kg), telur ayam (Rp32 ribu per kg), dan sebagainya.
“Beberapa komoditas lainnya juga belum terlihat lonjakan harga di pertengahan bulan Ramadan ini seperti beras premium masih terpantau Rp16-18 ribu per kilogram, gula pasir seharga Rp18-19 ribu per kilogram, minyak goreng Rp15-21 ribu, dan bawang merah Rp45-50 ribu per kilogram,” ucapnya.