Obrolan Warteg: Tokoh Lintas Generasi Menyamakan Persepsi edisi 5 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Nah Ini Dia

Obrolan Warteg: Tokoh Lintas Generasi Menyamakan Persepsi

Kamis 05 Mar 2026, 05:02 WIB

Oleh: Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID - Presiden Prabowo mengundang para tokoh bangsa, mulai dari pemimpin bangsa seperti presiden dan wapres, sejumlah menteri terdahulu hingga pimpinan parpol dan menteri yang sekarang sedang menjabat.

Diberitakan, pertemuan yang digelar Selasa malam, 3 Maret 2026 lalu, di Istana Merdeka, Jakarta itu, menjadi ruang silaturahmi kebangsaan sekaligus forum dialog strategis yang mempertemukan para pemimpin lintas generasi ini.

Tampak hadir dalam pertemuan di antaranya Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden Ke-13 RI Ma'ruf Amin.

Terdapat pula sejumlah mantan Menteri Luar Negeri di antaranya Alwi Shihab, Hassan Wirajuda dan Marty Natalegawa, serta jajaran Kabinet Merah Putih dan ketua umum parpol. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 3,5 jam, dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Mudik dan THR

“Mengingat lamanya pertemuan, tentu sangat urgen ya,” kata bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

“Kalau Presiden mengundang tokoh bangsa berarti pasti menyangkut urusan bangsa dan negara,,rakyat Indonesia,” kata Yudi.

“Pasti juga banyak hal yang dibicarakan, di antaranya menyikapi situasi terkini di Timur Tengah, menyusul serangan AS- Israel ke Iran. Itu terlihat juga dari kehadiran tiga mantan menlu,” urai mas Bro.

“Ya, namanya juga silaturahmi kebangaan pemimpin lintas generasi berarti saling bertukar pikiran sebagai masukan sebelum mengambil kebijakan yang bersifat strategis menyakut masa depan bangsa,” kata Heri.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Selamat Jalan Pak Try, Negarawan Bersahaja

“Terlebih situasi geopolitik belakangan yang semakin tidak pasti. Perang AS- Iran diprediksi akan kian berdampak,jika eskalasinya semakin meluas, menyangkut industri dan perdagangan, termasuk soal energi,” kata Yudi.

“Sekarang belum terasa, tetapi ke depan, jika sudah melibatkan banyak negara, akan mempengaruhi harga minyak dunia. Jika ini terjadi akan berdampak pula ke negara kita,” jelas mas Bro.

“Berarti kita harus antisipasi lebih awal dengan mencermati situasi yang terus terjadi ya,” kata Yudi.

“Pertemuan pimpinan lintas generasi di antaranya untuk dapat menyamakan - menyatukan persepsi dalam menyikapi situasi. Pandangan, pengalaman, dan masukan dari para tokoh bangsa dapat pula memperkaya perspektif serta memperkuat arah kebijakan pemerintah ke depan,” kata mas Bro.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Cegah Konflik di Ruang Publik

“Bagaimana dengan Presiden Prabowo yang siap menjadi mediator penyelesaian konflik di Timur Tengah,“ kata Yudi.

“Mungkin itu satu hal yang ikut dibahas. Bagaimana kedepannya, kita tunggu saja.Karena menjadi mediator perlu adanya persetujuan dan kepercayaan dari mereka yang sedang berkonflik,” urai mas Bro.

Tags:
Istana MerdekaPresiden Prabowoobrolan warteg

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor