DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kawanan maling membobol rumah di Jalan H. Tholib, RT 03/RW 04, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Sabtu, 28 Februari 2026.
Nanang, 51, pemilik rumah, mengatakan, tempat tinggalnya sedang kosong saat dibobol maling. Sepulang dari acara, ia mendapati seisi kamarnya berantakan.
"Kami bersama kedua anak perempuan keluar rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk ke rumah orang tua buat berbuka puasa. Pada saat istri baru pulang kerja sekitar pukul 20.00 WIB melihat seisi kamar sudah berantakan disatroni maling," kata Nanang kepada Poskota di rumahnya, Minggu, 1 Maret 2026.
Menurut Nanang, pelaku masuk lewat jendela kamar anak di bagian tengah. Aksinya meninggalkan tralis besi bekas dicongkel.
Baca Juga: Anggota Damkar Depok Diteror Usai Bikin Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral
"Melihat kerusakan pada pintu dan jendela di masing-masing kamar ada 3 kamar pelaku mempergunakan seperti besi linggis besar untuk mencongkel. Terlihat bekas congkelan pada masing-masing kusen lantaran di tiap masing-masing pintu kamar dikunci," ujarnya.
Ia memastikan, barang berharga di rumahnya tidak diambil. Penghuni rumah hanya kehilangan uang tunai sebesar Rp100 ribu yang tersimpan dalam lemari.
"Ini kejadian pencurian yang kedua kalinya sebelumnya di tahun 2021, bulan Juni. Sehingga barang berharga sudah disimpan di tempat yang aman. Pelaku hanya berhasil mencuri uang tunai Rp100 ribu milik anak yang disimpan diatas lemari. Sedangkan untuk cincin emas yang ditaruh di laci tidak diambil," ucapnya.
Pria dua orang anak itu menyebutkan, sebagian besar rumah di wilayahnya sempat disatroni perampok. Bahkan, kerugian mencapai ratusan juta.
Baca Juga: Polisi Bantah Pria Pelontos di Cilodong Depok Pencuri
"Tercatat hampir semua rumah yang ada di Jalan H. Tholib ini sudah menjadi sasaran pencuri. Pelaku ada yang mengambil mesin air dan barang berharga lain termasuk uang total sampai ratusan juta rupiah berhasil dicuri pelaku," tuturnya.
Nanang menambahkan, wilayah rumahnya berada cukup sepi. Para pelaku pun bisa beraksi pada waktu matahari belum terbenam.
"Biasa pencuri pada umumnya beraksi malam sampai dini hari. Ini beda di tempat saya beraksi pada siang dan sore hari karena lokasi tempat rumah yang sepi jadi dipergunakan pelaku beraksi untuk berbuat kejahatan," tuturnya.
Nanang, berharap aparat kepolisian memperketat patroli malam, khususnya di daerah-daerah rawan pencurian.
"Anggota Polsek Bojongsari sudah datang untuk melakukan cek TKP. Ditemukan salah satu barang bukti diduga milik pelaku seperti gunting bergagang hijau diduga tertinggal di kamar anak," katanya.
"Karena tidak ada barang yang hilang, jadi tidak buat laporan polisi. Ketua RT juga sudah diberitahu dikasih imbau pasang kamera CCTV untuk membantu pengamanan," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Ibu dan Anak Gagalkan Pencurian Motor di Sawangan Depok, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kanit Reskrim Polsek Bojongsari, AKP Teguh mengatakan, korban tidak membuat laporan resmi.
"Saksi-saksi sudah dimintai keterangan termasuk korban pemilik rumah. Korban tidak membuat laporan. Tapi tetap penyelidikan akan dilakukan," tutupnya.