Operasi Ketupat 2026 Digelar 13-25 Maret, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Amankan Arusx Mudik Lebaran 1447 H

Senin 02 Mar 2026, 20:26 WIB
Operasi Ketupat 2026 resmi digelar selama 13 hari. Polri, TNI, dan instansi terkait mengamankan 185 ribu objek vital serta mengatur rekayasa lalu lintas mudik Lebaran. (Sumber: Dok. Korlantas Polri)

Operasi Ketupat 2026 resmi digelar selama 13 hari. Polri, TNI, dan instansi terkait mengamankan 185 ribu objek vital serta mengatur rekayasa lalu lintas mudik Lebaran. (Sumber: Dok. Korlantas Polri)

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan dan Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan

Ribuan Posko Disiapkan di Jalur Mudik

Operasi Ketupat 2026 akan digelar pada 13-25 Maret 2026 dengan dukungan ribuan posko pelayanan bagi masyarakat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa total 2.746 posko telah disiapkan, terdiri dari:

  • 1.624 pos pengamanan
  • 779 pos pelayanan
  • 343 pos terpadu

"Di mana 1.624 bentuknya adalah Pos Pam dimana kegiatannya lebih banyak sebagai pusat informasi dan juga kegiatan-kegiatan gatur lalin," ujar Listyo dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Senin 2 Maret 2026.

Pos pelayanan difungsikan sebagai tempat istirahat bagi pengemudi yang mengalami kelelahan selama perjalanan mudik. Sementara itu, pos terpadu dilengkapi berbagai fasilitas tambahan guna meningkatkan kenyamanan para pemudik.

Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah dan aparat keamanan.

Personel Gabungan Dikerahkan ke Titik Strategis

Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat 2026 melibatkan unsur gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait dan stakeholder lainnya.

"Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," terang Listyo.

Personel tersebut akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis guna memastikan keamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran.

Baca Juga: Hadiri Pemakaman Try Sutrisno, SBY dan LBP Kenang Keteledanan Almarhum

Fokus Pengamanan di 185 Ribu Lebih Objek Publik

Pengamanan difokuskan pada sejumlah fasilitas publik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi nasional menjadi prioritas utama.

Sebelumnya, Polri bersama kementerian dan lembaga terkait telah menyusun strategi pengamanan nasional guna mendukung kelancaran arus mudik balik Lebaran 2026.

Melalui Operasi Ketupat 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta meminimalkan risiko kemacetan maupun kecelakaan selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.


Berita Terkait


News Update