Konflik AS-Israel Terhadap Iran Kian Memanas, Ini Alasan Indonesia Disebut Negara Paling Aman Jika Perang Dunia ke-3 Pecah

Senin 02 Mar 2026, 19:46 WIB
Konflik global kian memanas dan memicu isu Perang Dunia III. Indonesia dinilai relatif aman karena posisi geopolitik netral. (Sumber: Pexels/aboodi vesakaran)

Konflik global kian memanas dan memicu isu Perang Dunia III. Indonesia dinilai relatif aman karena posisi geopolitik netral. (Sumber: Pexels/aboodi vesakaran)

POSKOTA.CO.ID - Ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat memicu kekhawatiran global.

Banyak pihak mulai mempertanyakan kemungkinan pecahnya Perang Dunia ke-3 serta mencari negara yang dianggap paling aman apabila konflik berskala besar benar-benar terjadi.

Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian tersebut, Indonesia justru disebut sebagai salah satu negara yang relatif aman berdasarkan sejumlah analisis internasional.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai aman apabila pecahnya perang dunia ke-3.

Baca Juga: Konflik Iran Memanas, MUI Minta RI Cabut Keanggotaan dari Board of Peace

Ketegangan Global Picu Kekhawatiran Perang Dunia ke-3

Balas dendam Iran makin ganas. (Sumber: Generated)

Meningkatnya konflik antarnegara besar menjadi pemicu utama munculnya kembali isu Perang Dunia ke-3. Persaingan ekonomi, ideologi, hingga konflik regional yang berpotensi meluas membuat kondisi global semakin tidak stabil.

Selain konflik militer terbuka, perlombaan senjata modern dan ancaman perang siber turut memperbesar risiko krisis global. Kondisi ini mendorong berbagai lembaga dan pengamat geopolitik melakukan kajian untuk memetakan negara-negara yang dinilai mampu bertahan jika krisis kemanusiaan besar terjadi.

Dari berbagai analisis tersebut, Indonesia masuk dalam daftar 10 negara yang dianggap memiliki peluang tinggi menjadi tempat perlindungan di tengah konflik global.

Politik Luar Negeri Bebas Aktif Jadi Faktor Utama

Salah satu alasan Indonesia dinilai aman jika terjadi perang dunia ke-3 karena kebijakan politik luar negeri yang dikenal dengan prinsip “bebas aktif”. Indonesia selama ini tidak memihak blok kekuatan besar mana pun dan lebih mengedepankan diplomasi serta kerja sama internasional.

Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi risiko Indonesia terseret langsung dalam konflik militer global. Sikap netral dan konsisten dalam menjaga hubungan dengan berbagai negara menjadi nilai strategis di tengah rivalitas kekuatan dunia.

Baca Juga: Update Terbaru Perang Iran vs AS-Israel: Ribuan Target Diserang, Pasar Global Bergejolak

Keunggulan Geografis Negara Kepulauan


Berita Terkait


News Update