Prosesi penyerahan jenazah Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno dari pihak keluarga kepada negara di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin, 2 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

JAKARTA RAYA

JK hingga Hasto Hadiri Shalat Jenazah Try Sutrisno di Masjid Sunda Kelapa

Senin 02 Mar 2026, 15:48 WIB

MENTENG, POSKOTA.CO.ID - Suasana duka menyelimuti Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, saat jenazah Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, dishalatkan sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, Senin, 2 Maret 2026.

Ratusan pelayat memadati area masjid sejak pagi hari untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh militer sekaligus negarawan tersebut.

Peti jenazah berwarna putih yang diselimuti bendera Merah Putih dibawa masuk ke dalam masjid dengan pengawalan ketat. Setibanya di dalam, peti ditempatkan di saf terdepan untuk pelaksanaan shalat jenazah yang diikuti para pelayat. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional lintas generasi.

Sejumlah pejabat dan tokoh politik tampak hadir, di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin, serta Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007 Sutiyoso. Turut hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, serta Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat.

Baca Juga: Pramono Anung Kenang Try Sutrisno Sebut Bangsa Kehilangan Bapak Teladan

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol penghormatan negara atas dedikasi panjang Try Sutrisno bagi Indonesia. Ratusan jamaah berdiri rapat, memanjatkan doa dengan wajah sendu, mengenang jasa dan pengabdian almarhum semasa hidupnya.

Shalat jenazah yang berlangsung sekitar pukul 12.25 WIB diimami langsung oleh putra almarhum, Taufik Dwi Cahyono. Sebelum shalat dimulai, Taufik menyampaikan kembali tata cara shalat jenazah kepada jamaah, kemudian prosesi dilanjutkan dengan doa bersama.

“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu semua yang telah mengantarkan,” ujar Taufik kepada para jamaah.

Usai shalat jenazah, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara dalam sebuah upacara militer. Panglima TNI Agus Subianto memimpin langsung upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan negara. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan secara militer.

Baca Juga: Almarhum Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa

Perjalanan Panjang Pengabdian Try Sutrisno

Sepanjang hidupnya, Try Sutrisno mendedikasikan diri sepenuhnya untuk bangsa dan negara. Jejak pengabdiannya terbentang panjang, dimulai dari dunia militer hingga pemerintahan nasional.

Almarhum merupakan lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 dan meniti karier melalui berbagai penugasan operasional. Kepercayaan besar diberikan kepadanya saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 1986–1988, di mana profesionalisme dan soliditas prajurit terus diperkuat demi menjaga keutuhan NKRI.

Karier militernya berlanjut sebagai Panglima ABRI pada periode 1988–1993. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal penting saat ia mengemban amanah sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 pada periode 1993–1998. Di pemerintahan, Try Sutrisno dikenal konsisten menjaga stabilitas, persatuan, dan kepentingan nasional.

Di kalangan prajurit TNI Angkatan Darat, almarhum dikenang sebagai pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Nilai keteladanan serta semangat pengabdian yang diwariskannya menjadi bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia.

Tags:
Hasto Kristiyanto Jusuf KallaTry SutrisnoMasjid Agung Sunda Kelapa

Ali Mansur

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor