Usai prosesi di Masjid Sunda Kelapa, jenazah kemudian diberangkatkan menuju TMP Kalibata untuk dimakamkan secara kenegaraan dengan upacara militer.
Taufik mengungkapkan, pesan terakhir sang ayah yang selalu menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara hingga akhir hayat.
Ia menyampaikan, sosok sang Ayah semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan berbagai isu kebangsaan. Bahkan hingga menjelang sakit, Try Sutrisno masih menjalankan sejumlah aktivitas.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf Soal Pernyataan Kewajib Zakat Viral, Tegaskan Zakat Tetap Wajib
“Bapak memang selalu bilang bahwa, dan selama ini kita tahu bapak selalu berjuang untuk masalah undang-undang, ya aktif (juga) di BPIP dan segala macam. Selalu beliau bilang, saya akan selalu berjuang sampai saya meninggal, insyaallah itu terpenuhi, sampai sebelum sakit beliau masih aktif,” ucap Taufik.
Menurut Taufik, salah satu aktivitas terakhir sang ayah adalah meluncurkan sebuah buku yang memuat kisah serta pandangannya dalam mendidik anak-anaknya.
Momen peluncuran buku tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-90 Try Sutrisno pada November tahun lalu.
Buku tersebut berisi cerita tentang bagaimana ayahnya membesarkan dan memberikan nasihat kepada anak-anaknya selama ini. (man)
